Managing Director PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega menjelaskan kalau di Eropa, termasuk Italia, kapasitas motor terkecil adalah 50 cc.
"Di Eropa mesin terkecil yang dijual itu 50 cc. Terdengar sangat kecil, tapi itu cukup untuk mereka yang hanya menggunakan motor di perkotaan," katanya di Denpasar, Bali.
"Namun masyarakat Indonesia tidak kenal itu. Masyarakat Indonesia tahunya motor terkecil malah 100 cc, dua kali lipat dari Eropa," tambahnya.
Dia lalu menjelaskan sebenarnya untuk mereka yang hanya ingin menggunakan motor untuk keperluan sehari-hari di dalam kota, kapasitas mesin sebenarnya tidak jadi persoalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adanya pola pikir pilihan mesin terkecil 100 cc di mata orang Indonesia menurut Marco adalah buah dari kampanye yang sekian lama dilakukan merek-merek besar yang sudah lebih dulu eksis di Indonesia. Meski begitu, Marco enggan merinci merek apa itu.
Vespa maupun Piaggio menurut Marco sebenarnya punya mesin 50 cc yang dipasangkan ke model-model yang ada sekarang, namun karena orang Indonesia tidak familiar dengan mesin sekecil itu, maka mesin itu tidak dimasukkan ke Indonesia.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan