Kenapa Motor Berkapasitas Mesin Besar Kian Ngetren?

Kenapa Motor Berkapasitas Mesin Besar Kian Ngetren?

Syubhan Akib - detikOto
Senin, 23 Sep 2013 10:03 WIB
Kenapa Motor Berkapasitas Mesin Besar Kian Ngetren?
Denpasar - Kalau diperhatikan tren kapasitas motor dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan. Konsumen sudah tidak lagi memilih kapasitas motor sesuai kebutuhannya.

Managing Director PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega menjelaskan kalau di Eropa, termasuk Italia, kapasitas motor terkecil adalah 50 cc.

"Di Eropa mesin terkecil yang dijual itu 50 cc. Terdengar sangat kecil, tapi itu cukup untuk mereka yang hanya menggunakan motor di perkotaan," katanya di Denpasar, Bali.

"Namun masyarakat Indonesia tidak kenal itu. Masyarakat Indonesia tahunya motor terkecil malah 100 cc, dua kali lipat dari Eropa," tambahnya.

Dia lalu menjelaskan sebenarnya untuk mereka yang hanya ingin menggunakan motor untuk keperluan sehari-hari di dalam kota, kapasitas mesin sebenarnya tidak jadi persoalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harusnya yang diperhatikan ketika memilih adalah kegunaannya, bukan selalu harus melihat kapasitas mesinnya. Untuk sehari-hari di perkotaan, mesin kecil sebenarnya sudah cukup," ujarnya.

Adanya pola pikir pilihan mesin terkecil 100 cc di mata orang Indonesia menurut Marco adalah buah dari kampanye yang sekian lama dilakukan merek-merek besar yang sudah lebih dulu eksis di Indonesia. Meski begitu, Marco enggan merinci merek apa itu.

Vespa maupun Piaggio menurut Marco sebenarnya punya mesin 50 cc yang dipasangkan ke model-model yang ada sekarang, namun karena orang Indonesia tidak familiar dengan mesin sekecil itu, maka mesin itu tidak dimasukkan ke Indonesia.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads