"Seperti pepatah mengatakan, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," ujar Chief Marketing Officer PT TVS Motor Company Indonesia, Herry Budijanto Dragono di sela-sela peluncuran Dazz di Karawang, Selasa (23/7/2013).
Motor skutik saat ini memang tengah diganderungi masyarakat Indonesia. Motor jenis ini mengalahkan popularitas motor bebek dan sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan kami juga tidak terlalu muluk-muluk hanya ingin mengambil 1 persen pangsa pasar motor matik di Indonesia saja. Seperti yang saya bilang tadi, Dazz diharapkan bisa mengambil pangsa pasar sebanyak 1 persen dan kami tidak ingin membangunkan macan yang sedang tidur," ujar Herry
Untuk daerah yang ditujunya itu sendiri seperti Lampung, Kalimantan Barat, Pontianak dan daerah-daerah di luar pulau Jawa.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?