Chief Marketing Officer PT TVS Motor Company Indonesia, Herry Budijanto Dragono mengatakan, inilah keunggulan dari produk TVS.
Bukannya TVS tidak ingin menggunakan injeksi tapi menurut survei, karburator masih banyak diminati masyarakat terutama di wilayah pedalaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkannya, kualitas bahan bakar di Indonesia itu sendiri masih belum memenuhi kualitas untuk injeksi. "Kalau di kita bensin masih RON 88 sedangkan di negara lain bensin sudah RON 90," katanya lagi.
Menurutnya, bukan salah teknologi tapi kualitas bensin yang beredar di daerah-daerah yang masih banyak campur-campur membuat injeksi tidak tepat untuk orang-orang yang ada di daerah tapi kalau untuk di perkotaan sangat tepat.
"Kita sedang mengkaji teknologi injeksi kita yang akan disesuaikan dengan kualitas bahan bakar di kita. Tapi untuk sekarang kita masih pakai karburator," tutupnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat