General Manager Marketing Used Motorcycle Adira Sugianto menuturkan tren pembelian atau kredit motor bekas setiap bulannya terus tumbuh signifikan. Masyarakat masih menganggap motor adalah alat transportasi yang paling berguna.
"Mulai Januari sampai Juni trennya naik terus, makanya sebentar lagi mau lebaran dan diprediksi akan terus tumbuh," yakin Sugianto kepada wartawan di sela-sela perkenalan program terbaru bertajuk "Dag Dig Dug, Rejekinya Nyerudug di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau persentasenya setiap bulan itu kira-kira naik antara 10 sampai 15 persen. Motor bebek dan matik yang mendominasi selebihnya sport," bebernya.
Untuk segmen kredit motor bekas di segmen bebek dan matik secara keseluruhan berjumlah 80 persen dan 20 persennya lagi dipegang oleh motor sport.
"Motor bebek 40 persen, matik 40 persen sisanya baru dikuasai oleh motor Sport. Tapi motor sport juga banyak sekali peminatnya apalagi mau lebaran akan terus tumbuh," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik