Hal itu disampaikan Presiden Direktur Yamaha Indonesia, Yoichiro Kojima di sela-sela peluncuran Mio Fino batik di Waroeng Solo, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2013).
Menurutnya ada 4 wanita di balik desain Mio Fino batik Sulur ini yakni 2 wanita Jepang dan 2 wanita Indonesia. Kedua wanita dari Indonesia ini adalah desainer wanita Lenny Agustin dan Novita Andre sebagai project leader Mio Fino dari Yamaha Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengembangkan Mio Fino batik, Yamaha butuh waktu 10 bulan untuk menerapkan batik Sulur tersebut. Bukan hal yang mudah, pasalnya desain grafis harus sempurna untuk memukan konsumen di Tanah Air.
Sementara itu Novita Andre sebagai project leader Mio Fino dari Yamaha Indonesia mengatakan cuma butuh 1 bulan untuk menempel motif batik Sulurdi tubuh Mio Fino.
Untuk fitur, mesin dan harga tidak berubah. Dilengkapi Automatic Headlight On (AHO), fuel meter, speedometer, front pocket, CVT engine dan tail light. Skutik retro modern fashionable ini memikiki spesifikasi tipe mesin 4-langkah, 2 valve, SOHC, berpendingin kipas dan berkapasitas 113 cc. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga hingga 8,35 PS di putaran 8.000 rpm dengan torsi puncak mencapai 7,84 Nm di 7.000 rpm. Harga Mio Fino Batik Rp 13,6 juta on the road Jakarta dan sekitarnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB