Atas dasar kedua faktor tersebut, Yamaha tergerak berpartisipasi aktif dengan tindakan nyata berupa donasi pembuatan RWH atau Rain Water Harvesting (memanen air hujan), yang merupakan suatu teknik sederhana dan murah untuk mendapatkan sumber air yang berkelanjutan dan permanen.
Kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) Yamaha ini bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan mendapat dukungan dari Pemda DKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana ini ditujukan untuk pembangunan dua Rainwater Harvesting di tiga sekolah di Kecamatan Penjaringan, kawasan Jakarta Utara, yang merupakan daerah binaan Universitas Atmajaya. Tiga sekolah tersebut adalah SDN Kapuk Muara 05 (pagi), SDN Kapuk Muara 06 (petang) dan SMPN 122 Kapuk Muara.
"Kami harapkan CSR Yamaha ini dapat membantu masyarakat dan juga adik-adik murid SD dan SMP dalam penyediaan air bersih dan sanitasi yang sehat. Kami harapkan juga ribuan perusahaan swasta di Jakarta, bisa bersama-sama berperan aktif membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih secara RWH, sekaligus mengurangi pemakaian air tanah dan mengurangi potensi banjir," ujar Executive Vice President Yamaha Indonesia Dyonisius Beti dalam siaran pers, Selasa (19/2/2013).
"Kegiatan CSR seperti yang dilakukan Yamaha ini sangat bagus. Saya mengajak perusahaan-perusahaan swasta lainnya untuk melakukan kegiatan positif seperti ini," ujar Ahok.
(ddn/ddn)










































