Hal tersebut disampaikan Executive Vice President Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti, di Bandung.
"Kita lebih tertarik bermain di kelas 250 cc. Pokonya tunggu saja, kalau pasar membutuhkan kita siap," tandasnya sambil tersenyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Dyonisius menerangkan pihaknya belum berniat untuk bermain di segmen motor sport murah. Hal itu dikarenakan pasar sepeda motor di Indonesia untuk motor sport model bawah tidak begitu besar dan berkembang.
"Kita akan liat ekonomi kelas. Sekarang masih sport premium yang akan jalan. Sport yang model bawah keliatannya tidak berkembang," tegas Dyonisius disela press conference New V-Ixion, di Cihideung, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/12/2012).
Dyonisius menambahkan, meski pasar motor sport kelas bawah tidak berkembang tapi marketnya sendiri di Indonesia ada tapi tidak besar. "Mungkin ada market pemula seperti anak SMA. Itu pun kecil sekali," cetusnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!