'Motor Memang Bukan untuk Mudik'

'Motor Memang Bukan untuk Mudik'

Syubhan Akib - detikOto
Rabu, 15 Agu 2012 10:00 WIB
Motor Memang Bukan untuk Mudik
Mudik gratis Kemenhub bagi pengendara motor
Jakarta - Banyak pihak baik Pemerintah maupun Kepolisian menyarankan agar masyarakat hendaknya tidak menggunakan motor untuk mudik ke kampung halaman. Alasannya, motor bukanlah alat transportasi jarak jauh.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso memaparkan kalau tahun ini kemungkinan ada peningkatan jumlah pemudik.

Dirinya berharap, meki angka pemudik terus meningkat, angka kecelakaan bisa dikurangi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebab motor memang tidak dirancang sebagai kendaraan untuk perjalanan jauh. Jadi rentan. Perjalanan dalam kota yang tidak jauh saja banyak kecelakaan, apalagi perjalanan jauh yang membutuhkan tenaga dan konsentrasi ekstra," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/8/2012).

Tahun lalu menurut catatan Kementerian Perhubungan diperkirakan akan ada 2,5-2,6 juta pemudik yang menggunakan motor, naik dari 2,3 juta pemudik motor tahun lalu.

"Kalau tidak salah dalam 16 hari penyelenggaraan mudik tahun lalu ada 3.700 kecelakaan, turun 9 persen tapi naik 30 persen bila dilihat dari jumlah orang yang meninggal dunia. Pengguna motor mendominasi dengan persentase 71 persen karena ini memang bukan motor sehari-hari," katanya.

Lebih lanjut Suroyo mengatakan agar masyarakat lebih memperhatikan benar-benar tubuh dan kendaraannya itu sendiri, agar ketika sampai tempat tujuan tidak terlalu kecapekan.

"Kami himbau masyarakat agar utamakan keselamatan. Jangan langgar ketentuan yang berlaku. Jangan bonceng atau membawa beban berat dan 2 sekali harus istirahat," pungkasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads