Untuk hal ini PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) belum terpikirkan untuk merilis motor tersebut. Bajaj masih fokus pada motor sport Pulsar 200NS.
"Discover 150 memang ada di India, tapi belum sampai taraf peluncuran di Indonesia," kata Vice President PT Bajaj Auto Indonesia (BAI), Dinesh Kulkarni di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi sayangnya untuk motor satu itu BAI belum sama sekali terbuka untuk merilisnya secara resmi di Indonesia.
"Kita fokus dengan 3 produk yang ada dan yang akan datang," pungkasnya.
Discover 150 yang menggendong mesin Dts-i 4 stroke natural air cooled yang memiliki kapasitas 144,8 cc dengan tenaga 13 PS pada 7.500 RPM dengan torsi sebesar 12.75 Nm di 5.500 RPM ini akan berada di antara Pulsa 135LS dan Pulsar 180.
Sementara itu untuk memperkuat line-up Pulsar di Indonesia, BAI pun berencana membangun 40-60 jaringan 2S & 3S (sales, servis, sparepart) tahun depan. Tahun ini BAI hanya memiliki 150 jaringan.
Ekspansi tersebut juga untuk menyambut salah satu motor sport Pulsar 200NS yang hadir pada kuartal-I 2012.
"Jaringan 150 diler sampai saat ini sudah tercapai. Tahun depan nambah 40 diler 3S. Investasi 1 diler di luar lokasi sebesar Rp 300- Rp 600 juta," kata Marketing Event & PR Manager PT BAI, M. Rizal Tandju.
Saat ini, BAI tengah serius mengembangkan area penjualan di Indonesia. Berbagai cara disiapkan agar pelayanan terhadap konsumen selalu terjaga, dengan begitu konsumen pun terpuaskan.
Ia menilai, jika seluruhnya siap maka ekaspansi 40 diler tahun depan akan semakin lancar.
"Tahun ini pengembangan per area dan market, di sana kalau kita stabil dalam hal servis dan mekanik, maka untuk penambahan diler tambah gampang. Dan kalau kita anggap sudah mampu baru kita perluasan jaringan lagi," ucap Rizal.
Rizal menambahkan efek dari pembangunan diler akan membuat penjualan Bajaj signifikan. BAI seperti yang diyakini Rizal menargetkan penjualan sebanyak 3.000 unit per bulan.
"Targetnya diperkirakan akan 3.000 per bulan," cetus Rizal.
Tidak hanya itu, Bajaj juga menargetkan pabrik perakitan berdiri di Indonesia tahun depan. Nantinya pabrik perakitan untuk merakit motor Bajaj yang dipasarkan di Indonesia yakni Pulsar 135, Pulsar 180, Pulsar 220, dan Pulsar 200NS.
"Pabrik terus kita godok, dan mudah-mudahn tahun depan bisa teralisasi. Itu untuk merakit motor yang kita jual nantinya," tutup Rizal.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!