Hal tersebut disampaikan Senior Manager Technical Training PT Astra Honda Motor Handy Hariko di sela-sela kontes mekanik Honda di Tangerang Jumat(6/7/2012).
"Jujur saja jumlah AHASS dan lulusan itu tidak berimbang, lebih banyak terdapat lulusan mekanik. Oleh sebab itu kami tidak bisa menampung semua lulusan SMK," kata Handy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kurikulum telah kita buat tahun lalu dan kita telah bekerjasama dengan beberapa sekolah yang ada di daerah dan kita juga telah bekerja sama dengan Diknas. Kami telah bekerja sama dengan 54 SMK di seluruh Indonesia. Dan dengan ini(kurikulum) diharapkan para siswa mengembangkan bengkel mitra binaan sendiri," ucap Handy.
Hal senada juga disampaikan Direktur Corporate Affair PT. Wahana Makmur Sejati, Titi Pramudia.
"Wahana melihat potensi roda dua itu lebih besar dari roda empat, oleh sebab itu kita jugs membuat lab Honda di 40 SMK wilayah Jakarta-Tangerang. Selain itu kita juga memberikan pelatihan untuk para siswa dan para guru. Dan kami juga mengajak para siswa untuk mengubah pemikiran mereka, yang mengatakan membuat lahan usaha seperti bengkel sendiri itu membutuhkan dana besar," katanya.
(/)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?