"Mulai bulan Maret kami akan bantu 700 mitra bengkel umum agar siap melayani motor injeksi Honda nanti," ujar Manager Service Network Development PT Daya Adicipta Mustika (diler utama Honda wilayah Jawa Barat) Wiriadi Sucipto, di Cirebon, Selasa (6/3/2012).
Berbagai persiapan disiapkan agar bengkel umum di daerah Jawa Barat ikut siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna teknologi PGM-FI dari Honda, antara lain dengan memberikan pelatihan, material promotion seperti buku panduan reparasi dari Honda, dan Tools DLC connecto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak perlu takut untuk menggunakan teknologi injeksi karena semua layanannya telah kami persiapkan. Untuk konsumen yang ingin mendapatkan service yang lebih lengkap bisa mengunjungi AHASS kami," ungkap Wiriadi.
Pangsa Pasar Honda Jabar 60 persen
Sementara itu penjualan motor Honda di Jabar sudah merebut pangsa pasar sekitar 60 persen. "Total penjualan 2011 mencapai 1.272.425 unit untuk wilayah Jawa barat. Dimana Honda mengambil market pasar hingga 55,8 persen. Dan target Honda Jawa Barat untuk tahun 2012 mencapai 774.000 unit dan mengambil market share sebesar 60 persen naik sekitar 3-4 persen dibandingkan tahun 2011," ujar Assistent Manager Sales and Marketing PT Daya Adicipta Mustika Marvelly Alviano
Tidak berheni sampai disitu, Honda Vario 125cc PGM-FI siap mengambil pasar hingga mencapai 32 persen.
"Untuk skutik tahun 2012 ini kami menargetkan akan mencapai 515.700 unit, dan mengambil market pasar sebanyak 68 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 57 persen. Dan untuk varian baru Vario Techno 125cc PGM-FI kami menargetkan mencapai total penjualan 15.000 unit perbulan," katanya.
Honda Jawa Barat akan memperkenalkan Techno 125 PGM-FI dalam dua varian, standar dibanderol Rp 15,050 juta dan untuk CBS dibanderol Rp 15,9 Juta on the road Bandung.
(/)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat