Akibat gagal memenuhi target penjualan tersebut prinsipal Bajaj di India jadi enggan mendirikan pabrik di Indonesia. Tentu mengecewakan para pecinta roda dua Indonesia yang ingin melihat motor Bajaj hasil produksi Indonesia.
"Rencana ini sulit terwujud karena kami tidak berhasil mencapai target (3.000 unit per bulan). Tapi, ini bukan kesalahan kami, pasar secara total memang menurun," ungkap President Director Bajaj Auto Indonesia, Tomotaka Ishikawa, di Jakarta, Kamis (8/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kontrol dari pemegang saham sangat kuat. Jadi kami harus memiliki alasan yang kuat untuk meyakinkan mereka untuk bisa produksi CKD di sini. Kalau saya pribadi inginnya besok memiliki pabrik disini (Indonesia).
Lebih lanjut Ishikawa mengatakan kalau dari Januari hingga November 2011 Bajaj telah berhasil melepas 22.200 unit motor.
"Dengan produk Bajaj Pulsar 220 DTS-i New Decals ini, saya rasa total penjualan akan mencapai 24.000-25.000 unit diakhir tahun," tutupnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau