Foke Bakal Tekan Penggunaan Motor di Jakarta

Foke Bakal Tekan Penggunaan Motor di Jakarta

- detikOto
Jumat, 26 Agu 2011 11:10 WIB
Foke Bakal Tekan Penggunaan Motor di Jakarta
Jakarta - Maraknya kendaraan roda dua di Jakarta menjadi perhatian serius pemerintah DKI Jakarta. Pemerintah setempat pun mencoba mencari solusi agar Jakarta menjadi tempat yang lebih baik, aman dan nyaman dengan menekan penggunaan roda dua di daerah Jakarta.

Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo setelah melepas mudik bersama Honda dengan tema 'Mudik Nyaman, Hondaku Aman' 2011, di kantor pusar PT AHM, Jakarta, Jumat (26/8/2011).

"Memang sampai sekarang kita sedang berusaha keras untuk mengalihkan sepeda motor ini kepada angkutan lain. Dan himbauan kami dan kerjasama kepada pihak swasta adalah satu langkah menuju arah ke sana (pengurangan roda dua). Tetapi tentu ini tidak sederhana, kalau masalah mudik bisa sederhanakan, tapi kalau menyangkut kegiatan sehari-hari itu perlu waktu," ujar Foke.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang kecelakaan sepeda motor kerap terjadi di Jakarta. Motor sering terlibat kecelakaan dengan korban yang jarang selamat. Untuk itu agar hasilnya maksimal, Fauzi Bowo yang mengenakan kaos berkerah berwarna putih ini pun berkata akan memperbaiki transportasi umum yang ada di Ibukota Jakarta.

"Yakin dan percaya pada saat yang bersamaan kita akan meningkatkan angkutan umum terhadap kenyamanannya. Misalnya kemarin, baru saja saya meresmikan Intelegents Traffic System. Dimana sistem ini akan mengkontrol jarak bis dengan bus lainnya. Sehingga semua bus dapat diatur dengan baik,"kata bang Foke.

Foke pun secara tidak langsung menyadari betapa bobroknya sistem transportasi umum yang ada di ibukota Jakarta.

"Kalau bus kita kan sekarang seperti undur-undur, banyak bus yang saling menempel satu sama lainnya. Bahkan kadang-kadang tidak ada bus yang lewat sehingga kita harus menunggu agak lama. Nah ini nanti akan kita atur dengan lebih baik,"kata Foke.

Gebernur DKI Jakarta pun menambahakan bahwa disetiap Halte atau tempat menunggu bus akan dapat mengetahui seberapa lama bus berikutnya datang dan sampai di Halte.

"Tentu awalnya akan diterapkan di Trans Jakarta terlebih dahulu dan nanti semua bus akan kita atur seperti itu. Mudah-mudahan dengan begitu banyak orang beralih keangkutan umum, dan tentu pada saatnya nanti kita akan berlakukan mengenai program untuk mobil dan motor juga agar lebih teratur," tutup Foke.


(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads