Soal Proyek Kendaraan Nasional: Pindad Bikin Mobnas, PT LEN Garap Molinas

Soal Proyek Kendaraan Nasional: Pindad Bikin Mobnas, PT LEN Garap Molinas

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 14 Sep 2026 18:27 WIB
Molinas Cakra
Motor listrik nasional (Molinas). Foto: Doc. Tangkapan layar
Jakarta -

Pemerintah menggarap proyek kendaraan nasional yang terdiri dari ekosistem motor listrik nasional (Molinas) dan mobil nasional (mobnas). Mobil nasional akan digarap oleh PT Pindad. Sedangkan proyek Molinas akan dipimpin oleh PT LEN.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Setia Diarta dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI tentang pengembangan ekosistem dan daya saing industri kendaraan listrik, pekan kemarin. Setia mengungkapkan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) telah menunjuk PT LEN dan PT Pindad untuk menggarap kendaraan nasional.

"Untuk mengimplementasikan kebijakan ini harus ada offtaker. Dan offtaker itu alhamdulillah oleh pemerintah lewat Setneg sudah ditunjuk LEN dan Pindad yang menjadi offtaker. Dan ini akan menyesuaikan nanti pada apa yang sudah ada, kebijakan yang sudah diterbitkan, sudah dikeluarkan terkait dengan investasi, baik itu terkait dengan TKDN, baik itu terkait dengan insentif lainnya yang akan diberikan. Ini adalah bagian dari regulator yang dilakukan oleh Kemenperin," kata Setia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam surat dari Menteri Sekretaris Negara kepada Direktur Utama PT Len Industri Nomor B-15/M/SDK/KI.00/08/2026 tanggal 12 Agustus 2026, Pemerintah memberikan penugasan kepada PT Len Industri (Persero untuk Program Pengembangan Motor Listrik Nasional.

Hal itu berdasarkan Rapat Terbatas pada 14 Juli 2026 ketika Presiden menunjuk PT Len Industri (Persero) sebagai pelaksana Program Pengembangan Motor Listrik Nasional sebagai upaya memperkuat kemandirian industri otomotif nasional serta memperkuat hilirisasi industri.

ADVERTISEMENT

PT Len Industri ditugaskan melaksanakan program secara terkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, serta melaporkan secara berkala kepada Presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara.

Sementara itu, Pemerintah memberi mandat kepada PT Pindad untuk program pengembangan mobil nasional. Hal itu berdasarkan Surat dari Menteri Sekretaris Negara kepada Direktur Utama PT Pindad No. B-01/M/S/SA.00/11/2025 tanggal 5 November 2025.

Dalam surat tersebut dijelaskan, Presiden menetapkan Program Pengembangan Mobil Nasional sebagai Program Strategis Nasional (PSN) guna memperkuat kemandirian otomotif dan manufaktur dalam negeri.

Dalam Rapat Terbatas pada 29 September 2025, Presiden menunjuk PT Pindad sebagai pelaksana PSN, memanfaatkan platform kendaraan Maung sebagai embrio riset, desain dan produksi kendaraan nasional. PT Pindad bertugas menyusun master plan serta roadmap pembentukan ekosistem industri mobil nasional, melaksanakan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, serta melaporkan secara berkala kepada Presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara.

"Baru tahun 2026 ini (LEN dan Pindad diberi tanggung jawab garap kendaraan nasional). Jadi itu kenapa nanti ketika diberi tanggung jawab mereka juga berkomitmen penuh untuk menyampaikan dan mengikuti kebijakan yang sudah ada dan malah mereka menyambut baik terutama untuk pencapaian TKDN itu mereka sangat berkomitmen penuh untuk mencapai karena sudah menyiapkan ekosistem yang akan mereka bawa," sebut Setia.



(rgr/dry)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads