Sabtu, 22 Agu 2020 17:22 WIB

Keren, Modifikasi Mini Bermesin Kawasaki Ninja

Rizki Pratama - detikOto
Mini ini menggunakan mesin Kawasaki Ninja. Modifikasi Mini bermesin Kawasaki Ninja. Foto: Youtube: Roads Untravelled
Jakarta -

Modifikasi persilangan motor dan mobil memang selalu menarik untuk dibahas. Selain unik, pengerjaannya memiliki proses yang lumayan rumit karena dua dunia berbeda tadi.

Bagi detikers yang menyukai modifikasi persilangan seperti ini, ada sebuah Rover Mini tahun 1981 yang dibuat oleh orang-orang di AMT Machine Shop di British Columbia. Mini ini menanggalkan dapur pacu aslinya dan mencangkok mesin Kawasaki Ninja ZX-10R tahun 1999.

Penggunaan mesin Ninja sebenarnya bukan perubahan besar mobil ini karena aslinya sudah menggunakan mesin empat inline satu liter. Perbedaannya tentu ada pada ukuran dan tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 175 hp.

Selain mengganti mesin, penempatannya juga dipindahkan. Mesin Ninja itu kini ada di belakang kursi pengemudi alias di baris kedua. Sistem penggerak pun menjadi penggerak roda belakang untuk meningkatkan cengkraman.

Transmisi sekuensial tetap ada tetapi kontrolnya diubah menjadi pemilih gigi yang diaktifkan dengan tuas tangan mobil. Uniknya lagi, indikator mobil juga masih menggunakan indikator Ninja di dashbornya untuk mengawasi kinerja mesin.

Ketika di atas disebutkan mesin ada di baris kedua, tentu yang ada dalam pikiran adalah temperatur tinggi di ruangan tertutup. Ya, hal itu dapat diminimalisir sedikit dengan adanya air intake dan saat dikendarai jendela dibuka.

Sementara itu sangat direkomendasikan juga untuk menggunakan penyumbat telinga saat mengendarainya. Suaranya yang bising dan tepat berada di belakang kepala dapat memberikan risiko gangguan pendengaran.

Sensasi mengemudi mobil ini juga sebuah barang langka. Pada putaran mesin tinggi layaknya motor sport, perpindahan gigi dapat dilakukan tanpa menginjak kopling. Kelemahan mobil ini karena menggunakan mesin motor adalah ia tidak bisa mundur. Akan tetapi modifikator mengatakan bahwa mobil ini cukup ringan untuk didorong jika perlu mundur.



Simak Video "Kontes Modifikasi Angkot, Bogor"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com