Dilihat dari tampangnya, mobil yang diberi nama SKEV1 (sebelumnya ditulis
Aballs) ini memang terlihat futuristik dengan semangat racing dalam balutan
tubuh yang terbuat dari karbon. Tidak hanya dari segi tampilan, teknologi yang diusung mobil ini pun sudah sedemikian maju.
"Tadinya saya mau taruh mesin balap kayak punya Evo atau Fairlady. Tadi saya pikir, yang lain pasti banyak yang seperti itu. Jadi lebih baik saya cari sesuatu yang baru saja," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Induction Motor yang mampu memuntahkan tenaga hingga 52 hp dengan torsi maksimum mencapai 156 Nm.
Untuk waktu pengisian baterainya hanya membutuhkan waktu sekitar 4 jam saja. Setelah itu, SKEV1 pun bisa diajak jalan-jalan dengan jangkauan jelajah hingga 160 km.
"Ini kita kerja sama dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Mereka sangat baik," tandas pria yang biasa menjadi model ini.
Selain keutamaan dibidang aerodinamika dan kecanggihan dapur pacunya, Sandi juga mnegungkapkan kalau beragam aksesoris terkini juga menghiasi kokpit SKEV1.
Dengan roda kemudi berbentuk unik dan deretan LED serta speaker yang
mengelilingi jok pengendara, nuansa futuristik sangat kental terasa.
"Spionnya saja sudah pakai kamera," imbuhnya.
Karena itulah tidak heran bila mobil milik Sandi ini berhasil memenangkan kontes modifikasi Autoblackthrough dan memboyong berbagai piala dan uang tunai hingga Rp 242 jutaan.
"Kalau dilihat dari hadiahnya sih masih jauh sama modalnya. Tapi itu sudah
lumayan. Yang penting dapat piala," pungkas Sandi.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas