Ke depan, proyek 'gila' dari Psychoengine akan lebih banyak lagi. Salah satunya adalah satu mesin tapi punya karakter seperti mesin V, mesin boxer dan mesin segaris (inline).
"Kalau untuk pasar, untuk cari uang, mungkin saya bikin mesin bertingkat. Itu akan mewakili semua jenis mesin dua silinder," kata M Yusuf Adib Mustofa, penggawa Psychoengine saat ditemui di Kustomfest 2017 di Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi orang nggak perlu bikin mesin inline, nggak perlu bikin mesin V, nggak perlu bikin mesin boxer. Cukup satu mesin, mesin bertingkat. Kalau bosen, satu minggu sekali bisa diubah, tinggal buka bak kopling, geser gigi, karakternya juga sama, misalnya boxer, karakternya sama. Secara pasar mungkin prediksi saya lebih menjual," ucap Yusuf.
Maksudnya mesin bertingkat, kata Yusuf, adalah mesin dua silinder yang posisinya depan-belakang. Silinder belakang posisinya lebih tinggi, sementara silinder yang depan lebih rendah.
"Kalau motor yang sudah ada itu mungkin mirip Suzuki RG Gamma, tapi itu mesin 2 tak, 4 silinder, 500cc," kata Yusuf. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik