Sabtu, 29 Jun 2019 13:08 WIB

Intip Bengkel Modifikasi Replika Lamborghini dan Ferrari di Bandung

Wisma Putra - detikOto
Bengkel Modifikasi Mobil Sport di Bandung Foto: Wisma Putra/detikcom Bengkel Modifikasi Mobil Sport di Bandung Foto: Wisma Putra/detikcom
Kabupaten Bandung - Berawal dari hobi dan kecintaannya terhadap mobil sport, Ronny Nopirman (36) berhasil membuka bengkel replika mobil sport. Berbagai jenis mobil sport dari mulai Bugatti, Ferrari hingga Lamborghini bisa dibuatnya. Seperti apa sosok Ronny?



Sebelum memiliki bisnis bengkel replika mobil sport, selepas lulus dari SMK Angkasa Margahayu di usia 18 tahun, dua tahun berikutnya Ronny mencoba bereksperimen membuat replika mobil Lamborghini Countach. Ronny menyulap mobil Citroen miliknya menjadi Lamborghini Countach secara otodidak.

Bengkel Mobil Sport di BandungBengkel Mobil Sport di Bandung Foto: Wisma Putra/detikcom


"Dulu saya buat sekitar Tahun 2002, mobil Citroen jadi Lamborghini Countach dibengkel ayah saya yang berada di Majalaya," katanya saat dijumpai di bengkel miliknya yang berada di Jalan Sipatahunan, Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (29/6/2019).

Pemilik bengkel sekaligus owner Extreme Modifikasi ini mengungkapkan, dibutuhkan waktu enam bulan untuk membuat sebuah replika mobil sport Lamborghini Countach. Dalam proses pembuatannya, Ronny menyulap 100 persen mobil Citroen miliknya sendiri tanpa bantuan orang lain.



"Pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar enam bulan, tidak ada yang membantu, dilakukan sendiri, tanpa ada bantuan orang lain," ungkapnya.

Agar replika mobil sport yang dibuatnya mirip seperti aslinya, Ronny membeli miniatur mobil Lamborghini Countach di salah satu mall di Kota Bandung. Miniatur itu ia beli agar hasil mobil yang dibuat persis seperti aslinya.

"Buat bentuknya dari miniatur mobil-mobilan, saya beli di mall di Kota Bandung. Ukuran 1:64, kalau beli miniatur yang besar sayang harganya mahal," ujarnya.

Bengkel modifikasi mobil sport di BandungBengkel modifikasi mobil sport di Bandung Foto: Wisma Putra/detikcom


Saat disinggung, mengapa mobil Citroen yang dimilikinya itu ia ubah menjadi replika mobil sport Lamborghini Countach? Ronny mengatakan, bila ia ingin memiliki mobil bagus, dengan hasil karyanya sendiri.

"Awalnya ingin mobil bagus, karena tidak ada dana jadi bikin sendiri. Nglas sendiri, ngecat sendiri, itu pertama bikin waktu usia 20 tahun," tuturnya.



Ronny menambahkan, tidak membutuhkan uang banyak untuk membuat replika mobil sport Lamborghini Countach karena dirinya menggunakan bahan baku sisa.

"Dana habis sekitar Rp 35 juta, buat beli bahan plat, cat dan lainnya. Tapi kita juga kebanyakan menggunakan bahan sisa," tambahnya.

Tahun 2010 Ronny kembali bereksperimen, sukses menyulap mobil Citroen miliknya menjadi Lamborghini Countach, Ronny membuat replika mobil sport lainnya.

Bengkel Mobil Sport di BandungBengkel Mobil Sport di Bandung Foto: Wisma Putra/detikcom


"Honda Accord Tahun 1982 saya ubah menjadi Ferrari Spider. Pada tahun 2010 itu saya buat lebih perfect daripada sebelumnya," ujarnya.

Baik, Lamborghini Contax dan Ferrari Spider yang dibuatnya itu laku dijual. "Pertama bikin dijual laku Rp 45 juta, rugi tapi puas buat belajar. Ferari dijual Rp 135 juta, modal sekitar Rp 90 juta dengan mobil, sisanya keuntungan," tuturnya.

"Dulu hobi, sekarang hobi saya ini sudah menjadi bisnis," pungkasnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com