Minggu, 13 Mei 2018 16:13 WIB

Indonesia Automodified

90 Mobil Berebut Jadi Raja Modifikasi Bandung

Mochamad Solehudin - detikOto
Foto: Mochamad Solehudin Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Sekitar 90 mobil modifikasi dari berbagai kota beradu keren di ajang Indonesia Automodified (IAM), di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, pada 12-13 Mei 2018.

Kusna Sugiana selaku pihak penyelenggara menjelaskan, Indonesia Automodified (IAM) merupakan seri pameran dan kompetisi mobil modifikasi. Tahun ini, lanjut dia ada 17 seri IAM, dua di antaranya digelar di Bangkok, Thailand dan Kuala Lumpur, Malaysia. "Kalau di Indonesia itu ada 15 seri. Dan Bandung ini merupakan seri keenam," kata Kusna, saat ditemui di lokasi.

Dia mengungkapkan telah ada 90 mobil modifikasi mobil yang telah terdaftar dan meramaikan seri keenam IAM di Bandung. "Di Bandung total ada 90 peserta lebih. Untuk (modifikasi) khusus Daihatsu sekitar 40 mobil," ucapnya.

Kusna mengungkapkan, peserta IAM ini tidak hanya diikuti oleh modifikator Bandung saja. Tapi juga diikuti oleh para modifikator dari daerah lainnya. Seperti Jakarta, Surabaya, Lombok, Yogyakarta dan lainnya.

"Di Bandung ini pesertanya tidak hanya dari Bandung, tapi banyak dari luar daerah juga. Seperti Surabaya, Lombok dan dari Yogyakarta," ujarnya.

Pada tahun ini, Kusna menambahkan, ada sistem kompetisi baru yang terbagi dalam dua klasifikasi. Yakni klasifikasi Players dan Tuners. Kelas Player dimaksudkan untuk mewadahi modifikasi mobil lebih ekstensif dan mayoritas diperuntukkan untuk dipertandingkan dalam kompetisi modifikasi.

Di kelas ini, kata Kusna, terdapat batasan terhadap sektor mana yang boleh dimodifikasi kecuali pada batasan yang terdapat dalam peraturan IAM tahun ini, seperti tidak diperbolehkannya untuk melakukan perubahan pada jumlah, maupun jarak sumbu roda.



Sementara kelas Tuners dimaksudkan bagi mobil dengan modifikasi non ekstrem dan masih terbilang fungsional untuk digunakan sehari-hari. Pada kelas ini terdapat batasan teknis yang tidak boleh dilanggar salah satunya tidak boleh mengubah bentuk asli mobil.

"Players lebih pada modifikasi ekstrem. Tapi tidak boleh modifikasinya itu contoh rodanya jadi lebih dari empat. Kalau Tuners itu lebih spesifik lagi. Modifikasi seluruh sektor tapi tidak terlalu mengubah wujud aslinya," ucap Kusna.

Dia juga menjelaskan, dalam ajang ini ada sekitar 150 awards yang diperebutkan. Mulai kategori city Car, MPV hingga level kategori tertinggi King of Automodified.

"Kita sistem roadshow dan sistem sama (seperti tahun kemarin). Di kita ada sistem elit poin. Kalau ada mobil jadi King (di seri sebelumnya) dapat poin 100. Jadi makin sering makin banyak poin nanti bisa jadi pemenang nasional. Untuk penilaian ada delapan sektor. Pertama over all build, eksterior, interior, audio, mesin, kaki-kaki dan cat," ucapnya.

Selain pameran dan kompetisi modifikasi, di seri ke-6 IAM Bandung juga digelar kompetisi DJ, lomba fotografi dan event menarik lainnya. "Khusus untuk kompetisi DJ nanti kita akan tandingkan lagi di Jakarta untuk memperebutkan juara nasional," katanya.

Dia menambahkan, setelah seri ke-6 ini, IAM akan digelar di Bali. Acara ini diperkirakan digelar usai Lebaran nanti. "Abis di sini nanti kita ke Bali. Kemungkinan ini digelar setelah Lebaran," ujarnya. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed