Namun, modifikasi mobil sebenarnya bukan sekadar soal keren. Fungsi utama sebuah mobil pun tetap perlu diperhatikan.
Menurut Ketua Penyelenggara Indonesia Automodified (IAM) MBtech 2017, Reza Aliwarga, tren modifikasi saat ini banyak yang mengarah ke mobil yang tetap fungsional. Selain lebih murah, modifikasi semacam itu juga bisa digunakan untuk sehari-hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, tak sedikit juga modifikasi ekstrem yang bisa untuk digunakan harian. Hal itu merupakan salah satu nilai tambah.
"Ekstrem bisa juga digunakan untuk harian. Kalau seperti itu bagus dong, karena kan dia enggak bikin (modifikasi) mobil cuma buat dipajang aja, tapi bentuknya bagus, dan tetap ada fungsinya. Dan mungkin dijual lagi pun masih ada value-nya," kata Reza.
Yang terpenting untuk modifikasi mobil, kata Reza adalah form dan function (bentuk modifikasi dan fungsionalnya). Jadi, mobil modifikasi pun perlu tetap memiliki fungsi sebagai alat transportasi.
"Yaitu bentuknya bagus, tapi tetap ada fungsinya sebagai alat transportasi. Contoh, banyak modifikator yang mementingkan tampilan luar, tapi enggak bisa jalan, itu buat apa," kata Reza. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?