Dari sekitar 50 lebih mobil yang mengikuti kontes pada acara perayaan ulang tahun Wizzy's Garage, ada satu peserta yang memodifikasi Bimantara Cakra.
"Hyundai Bimantara Cakra tahun 1997, bisa dibilang embah-nya Hyundai, dia (mobil Hyundai) pertama kali masuk Indonesia, dan mobil ini barengan sama mobil Timor," ujar Peserta Asal Bogor, Waston, saat ditemui detikOto, di Fatmawati, Jakarta, Minggu (5/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Konsep Gabungan
|
Foto: Khairul Imam Ghozali
|
2. Eksterior
|
Foto: Khairul Imam Ghozali
|
"Fender saya gelembungin, tambah lima sentimeter. Karena kan offset-nya juga 40 senti, dan tambah adaptor juga lima sentimeter," tuturnya.
"Pelek juga awalnya 14, jadi 18. Efeknya, karena mobil kecil dan diubah peleknya jadi harus total. Makanya harus dirubah total. Karena mobil tahun 97 itu lebih kecil dari model city car sekarang," tambah Watson.
Selain itu, Watson juga menambahkan bodi kit di sekujur bodi mobilnya, serta perubahan pada lampu depan dan belakang.
"Bumper juga saya rubah. Lampu depan sudah menggunakan lampu Audi A4, tapi bukan pabrikan tetep aftermarket. Lampu belakang, saya pakai Altis," tuturnya.
3. Interior
|
Foto: Khairul Imam Ghozali
|
Interior juga mengalami perubahan total. Seperti pada bagian kisi Air Conditioner (AC), Audio, juga kursinya.
"Dulu istilahnya AC (di mobil ini) tidak bisa nutup, sekarang saya modern-kan jadi bisa nutup. Selain itu, dulu itu audio-nya kan masih single DIN, saya ubah juga jadi double DIN. Tempat dudukan tape, setir, custom dashboard semua. Jok interior sudah menggunakan MBTech, audio belakang juga sudah pakai tape Skeleton, power momentum, subwoofer juga vokal," ungkap Watson.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
3. Mesin
|
Foto: Khairul Imam Ghozali
|
"Enggak (banyak perubahan), konsepnya harian. Biar irit, jadinya open filter, tadinya sambungan lebih banyak jadinya satu dan nambah power," lanjutnya.
4. Biaya
|
Foto: Khairul Imam Ghozali
|
"Pengerjaan bertahap, enggak secara langsung. Jadi tiga bulan bangun eksterior, dua bulan interior, ya kalau dikira-kira setahun lebih," pungkasnya.
Halaman 2 dari 6












































Foto: Khairul Imam Ghozali
Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?