Kontes modifikasi Clas Mild Accelera Auto Contest 2012 (CMAAC) kembali digelar. Kali ini dilaksanakan di Bali yang juga menjadi kota keempat setelah Surabaya, Solo, dan Pekanbaru.
Adapun sebanyak 65 mobil hasil modifikasi bertebaran di arena parkir Central Park, Kuta. Banyak ide liar yang ditampilkan oleh anak muda di Bali, mulai kelas Elegan, Street Racing, Racing, Extreme, Rookie dan Pro Class.
Sales & Marketing Manager PT Elangperdana Tyre Industry (ETI) Surya Dharma mengatakan ajang Clas Mild Accelera Auto Contest 2012 (CMAAC) yang kedua kalinya dilaksanakan di Bali cukup diminati penggila modifikasi. Pasalnya pada 2008, hanya diikuti sebanyak 45 peserta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surya menjelaskan, kembalinya Clas Mild Accelera Auto Contest 2012 (CMAAC) di Bali karena tidak hanya keindahannya pulau yang terkenal dengan patung Garuda Wisnu Kencana tersebut. Di balik keindahan tersebut tersimpan banyak naluri modifikasi anak muda asal Bali yang patut dibanggakan.
"Saya harus kembali lagi ke Bali. Tak hanya keindahan tapi juga mobil modifikasi yang setingkat nasional. Kita kembali lagi karena, sebelumnya pernah, dan berhenti karena ada sebab akibat.
Di waktu bersamaan, Surya menjelaskan kalau insting modifikasi di Bali semakin berkembang dari tahun ke tahun.
"Dan kini kita buka lagi, Bali kembali kita kunjungi karena banyak yang tersimpan di sini," pungkasnya.
Karenanya, seperti yang ditegaskan Surya proses penjurian mobil modifikasi di Bali bakal ketat. Namun, ia memastikan keempat juri handal dari beberapa kota di Indonesia mampu mendapatkan mobil modifikasi terbaik.
"Kita berpatokan pada penjurian yang lama. Juri hanya melakukan pekerjaan, dan tak akan merubah pola-pola yang lebih. Dan saya yakin akan semakin ketat, tapi akan ada juaranya," tutup Surya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi