65 Mobil Modifikasi Beradu di Bali

65 Mobil Modifikasi Beradu di Bali

- detikOto
Minggu, 16 Sep 2012 05:40 WIB
65 Mobil Modifikasi Beradu di Bali
CMAAC Bali (Ikhsan)
Denpasar - Kontes modifikasi Clas Mild Accelera Auto Contest 2012 (CMAAC) kembali digelar. Kali ini dilaksanakan di Bali yang juga menjadi kota keempat setelah Surabaya, Solo, dan Pekanbaru.

Adapun sebanyak 65 mobil hasil modifikasi bertebaran di arena parkir Central Park, Kuta. Banyak ide liar yang ditampilkan oleh anak muda di Bali, mulai kelas Elegan, Street Racing, Racing, Extreme, Rookie dan Pro Class.

Sales & Marketing Manager PT Elangperdana Tyre Industry (ETI) Surya Dharma mengatakan ajang Clas Mild Accelera Auto Contest 2012 (CMAAC) yang kedua kalinya dilaksanakan di Bali cukup diminati penggila modifikasi. Pasalnya pada 2008, hanya diikuti sebanyak 45 peserta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini ada 65 peserta. Tahun ini lebih banyak sejak vacum pada 2008 di Bali. Pada 2008 terakhir terdaftar 45 peserta. Jadi ini menandakan semakin banyaknya peminat modifikasi," tukas Surya di Denpasar, Bali, Sabtu (15/9/2012).

Surya menjelaskan, kembalinya Clas Mild Accelera Auto Contest 2012 (CMAAC) di Bali karena tidak hanya keindahannya pulau yang terkenal dengan patung Garuda Wisnu Kencana tersebut. Di balik keindahan tersebut tersimpan banyak naluri modifikasi anak muda asal Bali yang patut dibanggakan.

"Saya harus kembali lagi ke Bali. Tak hanya keindahan tapi juga mobil modifikasi yang setingkat nasional. Kita kembali lagi karena, sebelumnya pernah, dan berhenti karena ada sebab akibat.

Di waktu bersamaan, Surya menjelaskan kalau insting modifikasi di Bali semakin berkembang dari tahun ke tahun.

"Dan kini kita buka lagi, Bali kembali kita kunjungi karena banyak yang tersimpan di sini," pungkasnya.

Karenanya, seperti yang ditegaskan Surya proses penjurian mobil modifikasi di Bali bakal ketat. Namun, ia memastikan keempat juri handal dari beberapa kota di Indonesia mampu mendapatkan mobil modifikasi terbaik.

"Kita berpatokan pada penjurian yang lama. Juri hanya melakukan pekerjaan, dan tak akan merubah pola-pola yang lebih. Dan saya yakin akan semakin ketat, tapi akan ada juaranya," tutup Surya.


(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads