Berbekal laburan cat spies hecker berwarna putih yang dipadu grafis jingga, mobil Honda Civic F01 milik pemuda bernama Billy Saputra ini tampak 'mentereng' terkena sinar mentari.
Namanya juga mobil modifikasi, maka tidak salah bila eksterior mobil ini dirombak Billy yang akhirnya merebut predikat sebagai 'King Street Racing' di ajang modifikasi bergengsi Clas Mild Accelera Auto Contest 2012 (CMAAC).
Body kit anyar tampak teraplikasi dengan rapi meliputi bumper depan dan belakang hingga spoiler dan skirt side yang kemudian dipadu dengan grille yang mencomot merek Amuse. "Hampir semuanya pakai bahan carbon," katanya.
Body kit itu meliputi bumper depan dan belakang hingga spoiler dan skirt side.
Paling mencolok adalah konsep pintu yang menggunakan konsep pintu scissor doors yang membuka ke atas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaki itu kemudian di topang oleh shockbreaker HKS Hypermax dengan per HKS coilover.
Namun, tubuh sporty dan kaki-kaki mumpuni itu ternyata masih belum memuaskan Billy. Sebab, karena mobil ini mengusung konsep street racing, maka akan kurang sreg rasanya bila bagian dapur pacu tidak disentuh.
Karena itu, untuk bagian ini Billy pun meraciknya dengan berbagai komponen dari HKS seperti air filter, oil filter, ignition wire dan blow off yang kemudian dipadu padankan dengan radiator hose Billton, header dan oil cooler Zage serta intercooler dari Apexi yang diracik dengan engine management dari Greedy.
Masuk ke dalam kabin, nuansa balap makin terasa berkat kehadiran berbagai pernik seperti speedometer Greedy serta tachometer, oil temp, oil pressure dari Apexi.
Ada pula engine start dan boost meter dari Pivot serta turbotimer dari HKS lengkap dengan NOS.
Tapi, meski tampilan mobil ini terlihat sangat sporty, mobil ini menurut Billy juga masih asyik untuk diajak berkendara harian. Karena pengemudi dan penumpang menurut pemuda Surabaya tersebut masih bisa menikmati musik saat macet berkat kehadiran televisi Alpine dengan dentuman nada rendah dari subwoofer Domination dengan sokongan power dari U Dimention.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas