Tren pelek mengkilap bagi para modifikator Amerika kini sudah tidak lagi dianggap gaya, sebab semua sudah meninggalkannya dan beralih ke pelek hitam atau pelek berwarna. Menggunakan pelek berlapis krom pun dianggap seperti mobil jadul era 90an.
"Mengkilap kini tidak lagi gaya," ujar Beau Boeckmann yang merupakan punggawa bengkel Galpin Auto Sports di Los Angeles yang juga pernah ikut beberapa edisi serial MTV Pimp My Ride.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tampilan, ukuran juga dianggap penting. Pelek berukuran besar seperti 20 inci, 24 inci, 28 inci atau 30 inci dianggap paling berani beda.
Pasar pun berubah. Presiden TSW Alloy Wheels yang berbasis di California, Terence Scheckter mengatakan kalau permintaan pelek krom telah banyak berkurang dibanding beberapa tahun yang lalu. "Pasar pelek krom 22 inci telah jatuh," katanya.
Namun, para pemerhati modifikasi di Amerika itu juga menyadari kalau tren dunia modif berputar dan akan terus berputar. Bila kini pelek krom sudah ditinggalkan, bukan tidak mungkin 10 tahun mendatang, pelek mengkilap akan kembali diminati.
"Aku masih mencintaimu, krom. Saya meletakkannya di dalam lemari sambil menunggu mereka untuk datang kembali menjadi gaya," lugas Boeckmann seperti detikOto kutip dari USA Today, Sabtu (9/12/2011).
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak