Pemilik Xpeng X9 Terheran-heran Airbag Tak Mengembang saat Kecelakaan Parah

Pemilik Xpeng X9 Terheran-heran Airbag Tak Mengembang saat Kecelakaan Parah

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 28 Okt 2026 17:20 WIB
Xpeng X9 kecelakaan parah airbag tak mengembang
Airbag Xpeng X9 tak mengembang saat kecelakaan parah. Foto: Car News China
Jakarta -

Pemilik Xpeng X9 heran airbag di mobilnya tak mengembang saat mengalami kecelakaan parah. Xpeng menyebut kondisi kecelakaan itu tak memenuhi syarat sensor airbag untuk mengembang.

Pengemudi Xpeng X9 bernama Liu belum lama ini mengalami kecelakaan hingga menabrak trotoar. Mobil kemudian kehilangan kendali, menabrak pohon di pinggir jalan dan tiang listrik, terguling, hingga bagian depannya rusak parah demikian diberitakan Jiemian News. Beruntung tidak ada yang terluka akibat kecelakaan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ketika dicek untuk pengajuan klaim, pihak asuransi menilai mobil itu tak dapat diperbaiki dan justru merekomendasikan dibuang saja.

"Kami beruntung tidak ada yang terluka, tapi airbag tidak mengembang bahkan dalam situasi seperti itu. Itu sama sekali tidak meyakinkan," kata Liu dikutip Car News China.

ADVERTISEMENT

Dia membeli mobil tersebut dua tahun lalu hampir 500.000 yuan atau setara dengan Rp 1,36 miliaran. Liu terheran-heran, kok bisa airbag tak mengembang padahal kecelakaan yang dialami cukup parah. Dia tak mengerti kriteria sensor pengaktifan airbag itu tak terpenuhi dalam kondisi yang dialaminya.

Xpeng kemudian mengungkap bahwa data backend dan rekaman video saat berkendara menunjukkan mobil dikemudikan dalam mode manual saat tabrakan. Pengemudi juga disebut terus menginjak pedal gas serta memutar setir secara tajam sebelum benturan terjadi. Perusahaan bilang, tabrakan itu tak memicu sensor airbag untuk aktif.

Adapun terkait kasus ini, Xpeng mengatakan akan menghormati permintaan Liu untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak ketiga dan bekerja sama dalam proses lanjutan.

Sebelum adanya permasalahan ini, Xpeng X9 juga sempat dihantui masalah yang berkaitan dengan kualitas mobil. Sejumlah pemilik X9 melaporkan adanya kegagalan suspensi udara saat cuaca panas, termasuk bagian satu sisi atau seluruh bodi yang melorot. Xpeng meminta maaf dan melakukan recall.

Kemudian pada Juli 2026, Administrasi Negara untuk Regulasi China menerbitkan pengajuan recall dari Xpeng yang mencakup 33.473 unit X9 yang diproduksi antara 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Recall itu berkaitan sistem per udara yang berpotensi mengalami kebocoran perlahan dalam kondisi panas dan kelembapan tinggi akibat variasi proses produksi. Kondisi itu memicu lampu peringatan dan dalam situasi ekstrem mempengaruhi pengendalian kendaraan. Xpeng akan mengganti sistem per udara depan itu secara gratis.



(dry/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads