Chery Group Sudah Jual 20 Juta Unit Mobil di Dunia

Laporan dari China

Chery Group Sudah Jual 20 Juta Unit Mobil di Dunia

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Senin, 26 Okt 2026 11:45 WIB
PT Chery Sales Indonesia memperkenalkan Chery J6T Chery Super Hybrid (CSH) pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (29/7/2026).SUV terbaru tersebut mengusung teknologi Chery Super Hybrid (CSH) berbasis Range Extended Electric Vehicle (REEV) yang memadukan mesin pembakaran internal dengan motor listrik bertenaga baterai.
Penjualan Chery Group secara global. Foto: Gilang Faturahman/detikfoto
Wuhu -

Pelan namun pasti, pabrikan roda empat asal China, Chery Group, mulai mendominasi pasar global. Bahkan, sejak pertama berdiri hingga sekarang, mereka sudah menjual puluhan juta unit kendaraan.

Guibing Zhang selaku Executive Vice President Chery Auto mengatakan, pihaknya secara kumulatif telah menjual 20 juta unit kendaraan di dunia. Hal tersebut, kata dia, membuktikan mobil buatannya makin bisa diterima pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Chery punya 20 jutaan pengguna di dunia. Mari bantu kami mengubah teknologi tinggi menjadi kebutuhan sehari-hari dan AI akan membawa Chery ke era 3.0," ujar Guibing Zhang di Wuhu, China.

Chery Tiggo V meluncur di Beijing Auto Show 2026Penjualan Chery telah mencapai 20 juta unit. Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Sebagai produsen yang masih terbilang muda, Chery mengaku banyak belajar dari pabrikan mobil lain. Menurut Zhang, pihaknya belajar soal durabilitas kendaraan dari Toyota dan teknologi mobil listrik dari Tesla.

ADVERTISEMENT

"Lebih dari lima tahun, kami terus meningkatkan inovasi pada kesejahteraan publik. Pada 2035, Anda akan lihat Chery yang berbeda. Kami akan berkembang dari merek konvensional menjadi kluster teknologi," tuturnya.

Meski sudah sebesar sekarang, namun Chery Group tak mau berpuas diri. Mereka terus menambah investasi untuk mengembangkan AI dan mobil ramah lingkungan.

"Agar kita unggul, kami harus menerima AI dan evolusi industri. Selama lima tahun terakhir, kami telah berinvestasi US$ 5 miliar untuk mengembangkan industri kunci seperti NEV," kata dia.

Sebagai catatan, Chery didirikan pada 1997 atau 29 tahun lalu. Kemudian, pada 2007, mereka menjadi merek China pertama yang mencapai akumulasi penjualan kendaraan sebanyak 1 juta unit.

Grup tersebut kini menaungi berbagai merek, termasuk Chery, Exeed, Fulwin, iCar, Luxeed dan Jetour. Sementara kegiatan operasionalnya mencakup lebih dari 130 negara dan wilayah.

Ekspor menjadi mesin pertumbuhan utama. Menurut data yang dihimpun CnEVPost, Chery Group mengekspor 943 ribuan kendaraan pada paruh pertama tahun ini. Catatan tersebut meningkat 71,5% dibandingkan periode sama tahun lalu (year-on-year).

Pada bulan Juni saja, Chery Group mengekspor 191 ribuan mobil dan mencetak rekor bulanan selama empat bulan berturut-turut. Dengan demikian, maka satu unit kendaraan Chery dikirim ke luar negeri setiap 17 detik.



(sfn/sfn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads