Peluncuran Tesla Roadster jadi sorotan. Terlebih soal performanya. Selain bisa terbang bak roket, mobil ini bisa berakselerasi 0-100 km/jam di bawah 1 detik.
Tesla Roadster generasi kedua akhirnya resmi dirilis. Dalam peluncurannya, Tesla Roadster melakukan demonstrasi melalui serangkaian aksi akrobatik di pusat uji coba SpaceX, McGregor, Texas. Dilansir CarExpert, CEO Tesla Elon Musk mengungkap bahwa mobil ini bisa berakselerasi 0-96 km/jam dalam waktu kurang dari satu detik. Dalam uji coba yang ditayangkan secara langsung, akselerasi itu bahkan dapat ditempuh dalam waktu 0,81 detik.
Angka tersebut lebih cepat daripada klaim awal Tesla untuk Roadster yang diungkap pada 2017. Musk kala itu menjanjikan mobil bisa menempuh 0-96 km/jam dalam waktu 1,9 detik. Tesla Roadster punya kecepatan maksimum hingga 370 km/jam. Musk bilang, Roadster terbaru ini harus mampu mencapai setengah dari kecepatan suara, yaitu Mach 0,5 atau setara dengan 617 km/jam.
"Ini bukan mobil otonom; ini adalah yang terakhir, secara teknis memang otonom untuk demo ini agar memastikan kita tidak menabrak siapa pun. Tetapi dalam jangka panjang, ini sebenarnya akan menjadi satu-satunya mobil yang dikemudikan secara manual yang diproduksi Tesla," ujar Musk.
Dalam demonstrasi, Roadster terlihat melintas di jalur melengkung dan berbalik tanpa terjatuh berkat adanya pendorong yang disuplai oleh tangki udara terkompresi bertekanan sangat tinggi sehingga bisa terbang bak roket.
Pada varian tertinggi terdapat sistem kipas yang dirancang untuk menempelkan kendaraan ke permukaan tanah, mirip dengan mobil Formula 1 BT46B milik Jack Brabham pada tahun 1978. Sistem kipas Roadster beroperasi dalam mode Track yang bisa menurunkan suspensi.
"Kami memiliki sistem hisap kipas di bagian bawah mobil yang mampu menghasilkan gaya hingga 2G agar mobil dapat terbalik," ujar Wakil Presiden Teknik Tesla, Lars Moravy.
"Kemudian, kami meminjam beberapa teknologi dari SpaceX untuk menangani sisanya," jelas dia lagi.
Tesla mengklaim bahwa sistem pendorongnya mampu menghasilkan daya dorong lebih dari 80 kN, sementara Roadster dikabarkan mampu berbelok dengan percepatan 2G.
"Jadi, baik dalam hal akselerasi maupun menikung, mobil ini akan memecahkan setiap rekor lintasan yang pernah ada. Ini akan menjadi mobil sungguhan yang beredar di jalan raya. Saya tidak yakin apakah ini akan legal di semua yurisdiksi, tapi akan ada mobil seperti itu yang bisa dimiliki seseorang, jadi akan sangat luar biasa bahwa (mereka) bisa memiliki mobil roket," ucap Musk.
Tesla belum mengumumkan harga resmi Roadster. Namun bagi yang tertarik sudah bisa memesan dengan menyetorkan uang muka yang cukup fantastis. Di Malaysia misalnya, uang muka awal yang harus dibayar sebesar 21.000 ringgit atau setara dengan Rp 92 jutaan dan dapat dikembalikan sepenuhnya. 10 hari setelahnya, kamu harus membayar lagi tambahan 182.0000 ringgit untuk varian Performance. Jadi total uang muka yang dibayarkan senilai 203.000 ringgit atau setara dengan Rp 897 jutaan.
Namun bila menginginkan varian Thrust, uang yang harus dibayarkan dalam waktu 10 hari setelah uang muka pertama sebesar 988.000 ringgit. Maka total uang pemesanan varian Thrust ini sebesar 1,009 juta ringgit yang setara dengan Rp 4,4 miliar. Pembeliannya juga dibatasi, hanya boleh melakukan satu pemesanan.
Simak Video "Video Jaguar Luncurkan Type 01, Sedan Listrik Bertenaga 1000 HP ++"
(dry/rgr)