Dulu, ketika pertama kali muncul, Tesla Cybertruck sempat menjadi buruan banyak penggemar otomotif. Bahkan, harganya sempat membumbung tinggi. Namun, sekarang, pikap listrik tersebut sudah 'tak bernilai' lagi.
Dikutip dari Autoevolution, Tesla Cybertruck Foundation Series tahun 2024 baru saja terjual melalui lelang dengan harga US$ 65.000 atau sekitar Rp 1,1 miliaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, pemilik sebelumnya membeli Cybertruck tersebut seharga US$ 101.135 atau sekitar Rp 1,8 miliaran.
Artinya, dalam waktu dua tahun, nilai mobil tersebut turun sekitar US$ 36.000 atau Rp 640 jutaan. Cybertruck tersebut telah menempuh jarak 58.619 mil atau sekitar 94.338 km.
Tesla Cybertruck Foto: REUTERS/Lisi Niesner |
Cybertruck tersebut merupakan varian dual motor dengan tenaga 600 hp dan torsi 1.008 Nm. Akselerasi 0-60 mph (0-97 km/jam) bisa ditempuh dalam 4,1 detik.
Kendaraan tersebut dibekali baterai 123 kWh dengan jarak tempuh hingga 523 km. Fitur lainnya antara lain Full Self-Driving (FSD), atap kaca panoramik, power tonneau cover, serta layar tengah 18,5 inci.
Pernah Tembus Rp 4 Miliar
Kondisi pasar Cybertruck memang sudah jauh berbeda dibanding saat pertama kali meluncur. Dua tahun lalu, sejumlah Cybertruck bekas bahkan dijual dengan US$ 150.000 atau Rp 2,6 miliaran. Rekor penjualan tertingginya mencapai US$ 262.500 atau sekitar Rp 4,6 miliaran.
Ada pula dealer Porsche di Orlando yang membeli Cybertruck seharga US$ 244.000 dan kemudian memasangnya dengan harga US$ 289.999 atau Rp 5,1 miliar. Tak diketahui apakah kendaraan tersebut terjual seharga itu atau tidak.
Ketika itu, Tesla bahkan melarang pemilik menjual kembali Cybertruck dalam satu tahun pertama. Pemilik yang melanggar dapat dikenakan denda US$ 50.000 atau Rp 880 jutaan. Namun, aturan tersebut tidak banyak menghentikan aksi jual kembali Cybertruck.
Harga Barunya Juga Turun
Seiring produksi Cybertruck meningkat, harga bekasnya mulai terkoreksi. Tesla kini menjual Cybertruck dual motor baru dengan harga mulai US$ 74.990 atau sekitar Rp 1,3 miliaran.
Sementara varian Cyberbeast dengan tiga motor dibanderol US$ 99.990 atau sekitar Rp 1,7 miliaran.
Harga mobil baru yang semakin kompetitif membuat Cybertruck bekas dengan jarak tempuh tinggi menjadi kurang menarik.
Cybertruck yang laku US$ 65.000 tersebut juga tidak dalam kondisi sempurna. Mobil itu pernah mengalami kecelakaan pada Agustus 2025 dan bagian bumper depannya telah diganti di bengkel Tesla.
Beberapa bagian bodi juga memiliki goresan dan bekas pemakaian. Ban belakangnya bahkan disebut sudah harus segera diganti.
(sfn/rgr)











































