×
Ad

Malaysia Setop Pendaftaran Chery Omoda 5 Baru Imbas Insiden As Roda Copot

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 12 Okt 2026 10:21 WIB
As roda Chery Omoda 5 copot. Foto: X @kamaghul
Jakarta -

Departemen Transportasi Jalan Raya (JPJ) Malaysia menangguhkan sementara pendaftaran Chery Omoda 5 imbas insiden as roda copot. Produsen juga diminta melakukan recall terkait insiden tersebut.

Penangguhan itu berlaku untuk Persetujuan Tipe Kendaraan (VTA) untuk model dan varian Chery Omoda 5 yang terdampak usai insiden as roda tiba-tiba copot saat mobil tengah berjalan. Dilaporkan Kosmo!Online, Direktur Jenderal JPJ, Datuk Aedy Fadly Ramli, mengatakan langkah tersebut juga mencakup penangguhan pendaftaran unit baru hingga penyelidikan teknis selesai dan risiko keselamatan teridentifikasi. Dia bilang, langkah tersebut merupakan tindak pencegahan dini guna melindungi pengguna jalan.

"JPJ menanggapi dengan serius insiden yang viral melibatkan Chery Omoda 5 di Johor Bahru pekan lalu, yang memincu kekhawatiran publik terkait keselamatan kendaraan tersebut," jelasnya.

"Sebagai tindakan pencegahan awal, JPJ akan menangguhkan sementara VTA yang bersangkutan, sehingga menghentikan pendaftaran baru Chery Omoda 5 hingga penyelidikan teknis selesai dan risiko keselamatan teridentifikasi," sambungnya lagi.

Lebih lanjut Aedy mengatakan penangguhan akan ditujukan pada model dan varian yang berpotensi terlibat. Pada saat yang sama, Chery Malaysia diminta untuk mengidentifikasi semua kendaraan yang berpotensi terdampak berdasarkan nomor komponen, batch produksi, nomor identifikasi kendaraan, dan parameter teknis terkait lainnya.

Produsen juga diminta untuk melakukan penarikan kembali atau recall terhadap semua kendaraan yang teridentifikasi berisiko sehingga bisa dilakukan perbaikan dengan segera.

"JPJ juga sedang melakukan audit teknis terhadap proses produksi dan perakitan Chery Omoda 5, serta pemasok komponen as roda yang bersangkutan," terang Aedy.

"Audit ini mencakup kepatuhan terhadap praktik manufaktur yang baik, sistem pengendalian mutu, prosedur pemeriksaan sambungan las, serta standar keselamatan komponen yang digunakan," lanjut Aedy.

Produsen bertanggung jawab untuk memastikan setiap kendaraan yang dijual memenuhi standar keselamatan dan persyaratan teknis yang ditetapkan. Adapun penangguhan akan dicabut setelah semua tindakan dilaksanakan sepenuhnya dan JPJ telah memberikan konfirmasi bahwa semua risiko keselamatan sudah ditangani.

Simak Video 'Detik-detik As Roda Omoda 5 Copot di Malaysia':




(dry/din)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork