×
Ad

BYD M6 DM vs Veloz Hybrid, Mana Lebih Laris?

Ridwan Arifin - detikOto
Sabtu, 22 Agu 2026 10:58 WIB
Veloz dan BYD M6 DM Foto: Chatgpt AI
Jakarta -

Mobil Multi Purpose Vehicles (MPV) dengan teknologi elektrifikasi berhasil membetot perhatian orang Indonesia. Buktinya, Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 DM (Plug in Hybrid) bisa terjual ribuan unit per bulannya.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-Juli 2026, Toyota Veloz Hybrid berhasil membukukan total penjualan 13.287 unit, jauh meninggalkan BYD M6 DM yang hanya terjual 3.262 unit dalam periode yang sama.

Toyota Veloz Hybrid mulai mengaspal di pasar sejak Februari 2026 dengan angka penjualan 484 unit, kemudian langsung melesat ke 2.325 unit di Maret, dan mencapai puncaknya di April dengan 3.262 unit terjual dalam sebulan, Mei 2.378 unit, Juni 2.698 unit, dan Juli 2.140 unit.

Sepanjang periode tersebut, Veloz Hybrid konsisten bertengger di kisaran 2.000-3.000 unit setiap bulannya, menunjukkan permintaan pasar yang stabil terhadap MPV hybrid andalan Toyota ini.

Sementara BYD M6 DM baru tercatat mulai terjual pada Juni 2026 dengan capaian 1.825 unit, disusul 1.437 unit per Juli. Praktis, BYD M6 DM baru punya dua bulan "jam terbang" penjualan di semester pertama 2026 ini.

Menariknya, meski baru dua bulan mengaspal, capaian BYD M6 DM di kedua bulan tersebut sebenarnya tak main-main untuk ukuran pendatang baru.

Harga Veloz Hybrid dan BYD M6 DM tak jauh berbeda. Misalnya untuk varian termurah, selisih harga keduanya terpaut Rp 5 juta. BYD M6 DM dibanderol Rp 298 juta sedangkan Veloz Hybrid Rp 303 juta.

Spesifikasi BYD M6 DM vs Toyota Veloz Hybrid

Sebagai informasi tambahan, dari sisi dimensi, Veloz Hybrid punya panjang 4.512 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.700 mm. Ground clearancenya 205 mm sementara jarak sumbu rodanya 2.750 mm. Secara ukuran BYD M6 DM sedikit lebih besar. Panjangnya 4.710 mm, lebar 1.810 mm, dan tingginya 1.690 mm. Kemudian jarak sumbu rodanya 2.800 mm serta ground clearance 170 mm.

Di balik bonetnya, BYD menyematkan mesin 1.5 L plug-in hybrid berkapasitas 1.498 cc. Secara sistem, mobil memiliki daya maksimum 120 kW dan torsi 210 Nm. Di atas kertas, konsumsi BBM M6 DM tembus 65 km/liter. Bila hanya menggunakan baterai, mobil bisa berjalan sejauh 45 km. Kemudian untuk jarak tempuh dalam kondisi tangki dan baterai full mencapai 1.300 km.

Veloz Hybrid mengandalkan mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc yang bisa menyemburkan daya 91 PS pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada rentang rpm 4.000-4.800. Mesinnya dipadukan dengan motor listrik bertenaga 80 PS dengan torsi 141 Nm. Secara sistem, tenaga maksimalnya 111 PS. Konsumsi BBM Veloz Hybrid di atas kertas bisa tembus 28,9 km/liter.



Simak Video "Jelajah Lombok, Awal Perjalanan Lintas Nusa Veloz Hybrid EV"

(riar/dry)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork