×
Ad

Toyota Punya Pilihan Mobil Hybrid Irit, Tembus 31,2 Km/L

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 09 Jul 2026 18:14 WIB
Toyota Yaris Cross Hybrid Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Melihat data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-Mei 2026, penjualan mobil hybrid terus meningkat, bahkan sampai 49,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Jika melihat data tersebut, Toyota berhasil menduduki penjualan terbanyak pada posisi pertama yang dikuasai Toyota Innova Zenix Hybrid mencapai 10.700 unit, dan posisi kedua ada Toyota Veloz Hybrid mencapai 8.449 unit.

Kendati demikian, rupanya Toyota masih mengandalkan varian hybrid lain yang nggak kalah irit yaitu Toyota Yaris Cross Hybrid. Bahkan jika melihat data penjualan Gaikindo dengan periode yang sama, Toyota Yaris Cross Hybrid berada di posisi ke-6 dengan berhasil menyabet penjualan hingga 1.358 unit. Seperti tertulis dalam pemberitaan detikOto sebelumya.

Diandalkannya Yaris Cross Hybrid untuk masyarakat bermobilitas bukan isapan jempol semata, karena berbagai kelebihan ditawarkan oleh mobil hybrid yang satu ini.

Sebut saja seperti efisiensi bahan bakar. Penggunaan teknologi hybrid memang tidak salah jika digunakan di jalanan Indonesia, soalnya banyak keuntungan yang bisa didapat pengendara. Sebut saja seperti irit bahan bakar, perawatan yang tidak ribet karena layaknya kendaraan konvensional, dan tentunya teknologi hybrid sangat praktis digunakan harian tidak ribet karena harus mengisi daya listrik untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar.

Dan Toyota Yaris Cross sendiri lahir sebagai kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) yang memang didesain untuk memberi kenyamanan dan fun to drive berkat berbagai fitur yang diandalkan untuk bergaya atau dikendarai harian tanpa rasa khawatir.

Nah penasaran apa saja yang jadi kelebihan mobil hybrid Toyota yang satu ini, simak ulasannya berikut ini.

- Cuma Butuh 7 literan Bisa Tembus Jakarta-Bandung

Eksotik jalur mudik Pantura 2024 bersama Toyota Yaris Cross Hybrid. Foto: detikOto/detik.com

Masih bilang hybrid bukan pilihan teknologi irit pada kendaraan? Sini, baca baik-baik. detikOto sudah membuktikan bahwa teknologi hybrid bisa menjadi solusi buat pengendara yang menginginkan kendaraan irit.

Tim detikOto cuma butuh 7,1 literan bahan bakar untuk bisa berkendara dari Jakarta-Bandung. Pengujian dilakukan detikOto dengan cara pengurasan tanki bensin di bengkel Auto2000. Perlu diketahui sebelumnya, meski tangki bensin Toyota Yaris Cross Hybrid ini dikuras habis hingga ke pompanya, satu hal yang tidak bisa dikuras habis adalah energi di baterainya. Sehingga kami memulai perjalanan dengan bensin 7,1 literan bensin dan baterai lithium-ion yang terisi sekitar 30% dari total 0,7 kWh.

Agar pengetesan ini kian akurat, kami tak lupa mengecek tekanan angin bannya dan menggunakan standar yang direkomendasikan yakni 32 psi untuk ban belakang dan 33 psi untuk ban depan. Toyota mempercayakan ban Yaris Cross Hybrid ini kepada Bridgestone. Mobil ini mengusung ban Turanza T005A dengan ukuran 215/55 R18.

Selain mengecek tekanan angin, kami juga menimbang bobot sopir, penumpang yang notabene tim video detikOto, hingga akomodasi lain yang dibawa. Total bebannya tembus 193 kg. Lantas setelah semua kesiapan dipastikan aman, kami bertolak dari bengkel di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, menuju Bandung.

Ketika mobil dinyalakan, awalnya Yaris Cross Hybrid masih sempat beroperasi dengan dorongan baterainya saja. Lalu setelah beberapa detik, mesin bensinnya menyala tanda mulai bekerja dan juga secara paralel mengisi daya baterainya.

Beberapa kilometer pertama, mobil melaju dengan informasi yang sangat minim tentang kondisi bensin, baterai, hingga jarak tempuhnya. Terlihat dari instrumen kluster bahwa fuel meter dan range masih kosong. Hal ini membuat rasa khawatir dan was-was mulai menghantui.

Toyota meluncurkan tiga mobil hybrid baru di IIMS 2026. Vios, Yaris Cross, dan Veloz ditawarkan dengan harga lebih terjangkau. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto

Beruntungnya, hal itu tak terjadi berlarut-larut. Tak sampai 10 kilometer melaju, indikator bensin mulai muncul satu bar meski jarak tempuh tidak terbaca. Setidaknya, kami tahu pompa bensin masih bisa mencium dan menakar keberadaan bensinnya.

Pengetesan ini kami lakukan dengan gaya berkendara yang dinamis. Tak ada usaha berlebih untuk membuat mobil melaju secara ekonomis, tapi juga kami tak terlalu sering menggeber mobilnya. Ah iya! Jangan lupa, Jakarta-Bandung itu punya perbedaan ketinggian dan mayoritas rute ini kami tempuh secara menanjak.

Sejatinya banyak faktor yang membuat mobil dapat sangat irit dalam penggunaan bahan bakar. Selain karakter berkendara yang ekonomis, bobot penumpang, kondisi jalan, faktor ban pun menjadi penentunya. Tapi buktinya kami bisa membuktikannya.

Kami mencatat perjalanan ini dengan GPS satelit dan terlihat bahwa pengetesan ini kami lakukan dengan kecepatan rata-rata 72,2 km/jam. Lantas dengan bensin 7,143 liter dan mobil bisa melaju hingga 142,9 km, artinya Toyota Yaris Cross Hybrid punya konsumsi bbm rata-rata di atas 20 km per liter untuk rute luar kota yang menanjak.

Tidak puas sampai di situ, kami melakukan pengujian kedua. Berbekal teknologi hybrid, tim detikOto melakukan perjalanan panjang Jakarta-Indramayu-Cirebon-Pekalongan-Ungaran Semarang-Demak-Tuban-Surabaya Jawa Timur. Hasilnya kami berhasil mencapai konsumsi bahan bakar terbaik hingga 31,2 km/liter.

DetikOto mendapatkan hasil diawali dari konsumsi bahan bakar 22,8 km/ liter, 29,3 km/liter, hingga konsumsi bahan bakar terbaik dengan rute perjalanan Ungaran Semarang-Demak mencapai 31,2 km/liter. Dan kami tidak perlu menunggu lama melakukan pengisian baterai.

Masih gak percaya kalau teknologi hybrid itu bisa sangat irit?

(Baca juga halaman selanjutnya)




(lth/rgr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork