Meski eksterior atau tampilan luarnya dihujat habis-habisan, namun interior atau tampilan dalam Ferrari Luce EV justru mendapat sanjungan. Sebab, kabinnya punya detail dan finishing yang mendekati sempurna.
Sanjungan soal interior Ferrari Luce EV disampaikan Alexey Semenov yang pernah menjadi desainer di Fiat, Subaru dan GWM. Menurutnya, bagian dalam mobil benar-benar menunjukkan kesan kendaraan listrik premium.
"Interior Luce layak mendapat apresiasi tersendiri. Kabinnya tampil percaya diri, koheren, dan terselesaikan dengan sangat baik. Detail mekanisnya terasa matang, kualitas sentuhannya meyakinkan, dan filosofi desainnya diterapkan secara konsisten," ujar Alex, dikutip dari Carnewschina, Selasa (2/6).
Sayangnya, desain interior yang nyaris sempurna tersebut tak selaras dengan eksteriornya. Menurut Alex, tampilan luar Ferrari Luce EV penuh kebimbangan dan tak punya pakem khusus.
"Logika desain interior dan bahasa desain eksteriornya tidak memiliki ambisi maupun tingkat penyelesaian yang sama. Interior menunjukkan apa yang bisa dicapai ketika pendekatan desain produk diterapkan secara penuh dan konsisten. Sebaliknya, eksterior memberi kesan bahwa komitmen yang sama tidak diberikan," tuturnya.
"Untuk sebuah kendaraan di rentang harga seperti ini, dan terlebih lagi yang membawa nama Ferrari, ketidakkonsistenan tersebut sulit untuk diabaikan," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Ferrari telah mengenalkan Luce EV sebagai mobil listrik pertamanya. Alih-alih mendapat sanjungan atau pujian, kendaraan tersebut justru panen hujatan. Banyak yang menilai desainnya terlalu jauh meninggalkan identitas Ferrari sebagai supercar eksotis Italia.
Kritik juga datang dari mantan bos Ferrari, Luca Di Montezemolo, hingga Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini. Mereka menilai, mobil listrik tersebut kehilangan ruh Ferrari yang selama ini identik dengan mesin buas dan desain emosional.
Reaksi negatif tersebut membuat saham Ferrari sempat anjlok sekitar 8 persen di bursa Milan setelah peluncuran resmi kendaraan. Sejumlah analis menyebut penurunan itu dipicu 'design hate' atau ketidaksukaan publik terhadap tampilan Luce EV.
Simak Video "Video Prabowo Optimis Bus-Truk Listrik Rakitan Lokal Bisa Saingi Merek-Merek Ternama Dunia"
(sfn/rgr)