Ferrari Nekat Jual Mobil Listrik di 'Kandang Macan', Langsung Sold Out!

Ferrari Nekat Jual Mobil Listrik di 'Kandang Macan', Langsung Sold Out!

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Minggu, 28 Jun 2026 19:03 WIB
Ferrari Luce EV di China.
Ferrari Luce EV di China. Foto: Doc. Ferrari
Jakarta -

Setelah mendapat banyak kritikan, Ferrari Luce EV akhirnya masuk ke pasar China. Keputusan itu dianggap berani, sebab negara tersebut dianggap 'kandang macan' untuk para pemain mobil listrik dunia. Jika tak sesuai harapan, siap-siap dihujat lagi!

Disitat dari Carnewschina, Minggu (28/6), Ferrari Luce EV dibanderol lebih murah di China, yakni 3,98 juta yuan atau Rp 10,5 miliaran. Karuan saja, kendaraan tersebut mendapat diskon tak terduga sebesar 7 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

China hanya mendapat jatah 88 unit Luce EV dari prinsipal di Italia. Menariknya, tak lama setelah meluncur, kuota tersebut langsung ludes atau sold out! Hal itu membuktikan, Ferrari mampu 'bertahan hidup' di kandang macan.

Ferrari Luce EV di China.Ferrari Luce EV di China. Foto: Doc. Ferrari

Sempat beredar rumor, Luce EV merupakan "uji loyalitas merek," yang memungkinkan pembeli mempercepat akses ke model eksklusif dengan membeli sedan EV tersebut. Kepala pemasaran Ferrari, melalui The Drive, secara resmi membantah kabar itu.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, Luce EV melakukan debut global pada Mei 2026. Kendaraan tersebut menjadi mobil listrik pertama Ferrari yang dijual secara massal.

Alih-alih mendapat sanjungan atau pujian, kendaraan tersebut justru panen hujatan. Banyak yang menilai desainnya terlalu jauh meninggalkan identitas Ferrari sebagai supercar eksotis Italia.

Kritik juga datang dari mantan bos Ferrari, Luca Di Montezemolo, hingga Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini. Mereka menilai, mobil listrik tersebut kehilangan ruh Ferrari yang selama ini identik dengan mesin buas dan desain emosional.

Reaksi negatif tersebut membuat saham Ferrari sempat anjlok sekitar 8 persen di bursa Milan setelah peluncuran resmi kendaraan. Sejumlah analis menyebut penurunan itu dipicu 'design hate' atau ketidaksukaan publik terhadap tampilan Luce EV.



(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads