Produsen Mobil China Diam-diam 'Bajak' Mantan Orang Penting Tesla

Produsen Mobil China Diam-diam 'Bajak' Mantan Orang Penting Tesla

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Kamis, 02 Apr 2026 14:41 WIB
Kong Yanshuang, former Genaral Manager of Tesla China.
Kong Yanshuang, Eks Genaral Manager Tesla China. Foto: Credit: PCauto
Jakarta -

Xiaomi dikabarkan merekrut mantan petinggi Tesla China, Kong Yanshuang, untuk memperkuat lini penjualan mobilnya. Kabar ini pertama kali diungkap Jiemian News dalam laporan eksklusifnya.

Dilansir dari Carnewschina, Kamis (2/4), Kong gabung Xiaomi sejak awal Maret dan saat ini tengah menjalani masa transisi. Dia akan menggantikan Li Xiaorui, yang saat ini menjabat sebagai direktur Xiaomi Auto. Langkah ini dilakukan tak lama setelah Xiaomi meluncurkan sedan listrik terbarunya, SU7.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama berkarier di Tesla China, Kong Yanshuang dikenal sebagai salah satu figur penting di jajaran eksekutif. Dia pernah menjabat sebagai General Manager wilayah China Selatan sebelum kemudian naik menjadi Regional General Manager untuk seluruh China. Dalam perannya, Kong berkontribusi besar dalam membangun jaringan Tesla serta strategi penguatan merek di kawasan terkait.

Xiaomi SU7Xiaomi SU7 Foto: Dok. Yiche

Dia juga memimpin ekspansi outlet layanan di kota-kota besar seperti Guangzhou dan Shenzhen, hingga menjangkau pasar di kota-kota tier bawah. Pada periode 2022-2023, Kong kerap tampil di media membahas performa Tesla China, strategi bisnis, hingga perkembangan Gigafactory Shanghai dan peluncuran model baru.

ADVERTISEMENT

Pada Mei 2024, seiring restrukturisasi manajemen Tesla, Kong dipindahkan untuk memimpin penjualan wilayah Shanghai. Di posisi tersebut, ia tetap berperan dalam pengembangan sistem penjualan Tesla di China.

Masuknya Kong ke Xiaomi dinilai bukan tanpa alasan. Seorang karyawan Xiaomi Auto menyebut sistem ritel perusahaan sejak awal memang banyak mengadopsi model Tesla. Bahkan, sejumlah manajer regional dan provinsi di Xiaomi Auto berasal dari latar belakang Tesla.

Rekrutmen eksekutif berpengalaman dari Tesla diyakini akan semakin menyempurnakan sistem penjualan Xiaomi, sekaligus mendorong performa penjualan secara keseluruhan.

Pegawai dealer Xiaomi juga mengungkap, dalam dua tahun terakhir, Xiaomi Auto lebih fokus pada pengembangan produk dan brand. Hal ini membuat pengelolaan penjualan terasa kurang optimal, bahkan menyebabkan tingkat turnover yang tinggi meski menawarkan gaji besar.

Namun sejak akhir tahun lalu, ketika sejumlah eks personel Tesla mulai bergabung, terjadi perubahan signifikan. Pendekatan berbasis proses, data, serta manajemen yang lebih sistematis mulai diterapkan, sehingga kemampuan tim penjualan di lapangan meningkat.

Dealer tersebut menilai langkah memperkuat tim sales menjadi krusial, terutama setelah pesanan Xiaomi SU7 mulai beralih dari fase 'meledak' ke periode lebih stabil. Sistem pengembangan talenta ala Tesla dianggap sangat cocok dengan kebutuhan Xiaomi saat ini.

Sebagai informasi, Xiaomi SU7 generasi terbaru mencatatkan lebih dari 15 ribu pesanan hanya dalam 34 menit sejak peluncuran. Hingga 23 Maret, total pesanan terkunci telah melampaui 30 ribuan unit, menandakan minat pasar masih sangat tinggi.




(sfn/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads