Kata Toyota-Honda soal Mobil China Murah karena Merek Lain Ambil Cuan Gede

Kata Toyota-Honda soal Mobil China Murah karena Merek Lain Ambil Cuan Gede

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Jumat, 15 Des 2023 13:09 WIB
Toyota dan Honda.
Toyota dan Honda komentari pernyataan Chery soal produsen lain ambil cuan gede. Foto: Motorbiscuit.
Jakarta -

Dua raksasa otomotif asal Jepang, Honda dan Toyota menanggapi pernyataan petinggi Chery yang bilang produsen mobil lain mengambil untung terlalu besar. Keduanya sepakat menepis tudingan yang secara tak langsung disampaikan merek asal China tersebut.

Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy menegaskan, pihaknya tak pernah mengambil untung terlalu besar dalam menetapkan suatu harga produk. Bahkan, dia mengklaim, harga yang dipatok masih lebih rendah dibandingkan nilai kendaraan.

"Nggak, nggak itu, nggak (benar). Kita kan memberikan nilai yang lebih kepada konsumen di Indonesia," ujar Yusak Billy saat menjawab pertanyaan detikOto di bilangan Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Honda HR-V Listrik Mejeng di ThailandMobil Honda. Foto: Dok. Honda Thailand

Billy memastikan, mobil-mobil buatan Honda masih lebih kompetitif dibandingkan produk lain di kelasnya. Itulah mengapa, kata dia, tak ada istilah ambil untung kebesaran.

"Jadi harga yang kita tawarkan memang sesuai dengan nilainya. Menurut kita, harga (mobil Honda) sangat kompetitif. Jadi tidak benar itu," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Hampir sama dengan Honda, Anton Jimmi selaku Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan, harga yang dipatok pihaknya sudah sesuai dengan kualitas produk. Selain itu, dia memastikan, penentuan angkanya juga telah melewati berbagai pertimbangan.

"Ini kan kompetisi ya, everybody can say everything, tapi balik lagi pembuktian ya dan kita merasa harga yang kita terapkan kita sesuaikan dengan product quality dan kebutuhan, kalau enggak, nggak mungkin Toyota nomor 1 dengan market sharenya di atas 30%," respons Anton.

Aneka Logo Mobil, toyota, bmw, alpina, datsun, nissanLogo Toyota. Foto: Dadan Kuswaraharja

Anton menjelaskan, dalam penetapan harga ada negosiasi yang harus dilakukan berkaitan dengan kebijakan dari perusahaan. Ditambah lagi, Toyota juga memberikan berbagai tawaran kemudahan kepada konsumen di Indonesia.

"Harga tuh bukan oh ini harga segini, kita harus negosiasi untuk menjual volume segini harganya harus segini dan harus hati-hati ya, harga mobil itu isinya apa? Harga mobil itu isinya kita punya cabang 300 mekanik yang experience, spare part available, free service dan resale value yang segitu, jadi nggak comparable kalau bicara aja hanya melihat besi melawan besi gitu lho," kata dia.

Sebelumnya, pernyataan soal merek non-China ambil untung kebesaran disampaikan Harry Komara selaku Vice President PT Chery Sales Indonesia (CSI). Kata dia, kondisi tersebut yang membuat mobil-mobil China terdengar murah di telinga konsumen Tanah Air.

"Dari dulu saya selalu ditanya, kok bisa China bikin mobil murah? Yang lain aja ngambil untung kegedean," ujar Harry Komara saat menjawab pertanyaan detikOto di Jakarta Pusat, belum lama ini.

"Intinya, kita kalau lihat harga mobil murahnya China, kita lihat cara China bernegara dan berbangsa. Apa sih di China yang mahal? Nggak ada, tapi kualitas bagus. Itu yang harus kita pelajari," kata dia menambahkan.




(sfn/dry)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads