Kata Toyota soal Produksi Mobil di Indonesia Kalah dari Thailand

ADVERTISEMENT

Kata Toyota soal Produksi Mobil di Indonesia Kalah dari Thailand

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Kamis, 26 Jan 2023 10:47 WIB
Daihatsu memproduksi Toyota Calya dan Sigra di Karawang, tepatnya di Kawasan Industri Surya Cipta, Jl. Surya Pratama Blok I Kav. 50. Yuk kita intip seperti apa pabrik ini.
Produksi mobil di Thailand kalah dari Indonesia, lalu apa kata Toyota? Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta -

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN buka suara soal data yang menyebut produksi mobil di Thailand lebih tinggi dari Indonesia. Menurut mereka, meski kalah, namun angka pertumbuhan di Indonesia masih lebih unggul dari Thailand.

Diketahui, berdasarkan data yang dihimpun ASEAN Automotive Federation (AAF), dikutip Kamis (26/1/2023), produsen roda empat di Indonesia memproduksi 1.330.238 unit mobil sejak Januari hingga November 2022. Sementara Thailand memproduksi 1.790.082 unit pada periode yang sama.

Direktur Hubungan Eksternal PT TMMIN, Bob Azam, mengatakan, produksi mobil Thailand yang besar tak lepas dari permintaan ekspor yang tinggi. Menurut Bob, target ekspor Thailand merupakan negara-negara maju dengan tingkat ekonomi mapan. Sementara fokus ekspor Indonesia merupakan negara-negara berkembang.

"Indonesia masih didominasi kendaraan middle yang biasanya digunakan negara-negara berkembang. Sementara Thailand lebih dominan ke negara-negara maju. Kalau jumlah, kita kalah. Tapi secara pertumbuhan angka, kita sangat potensial," ujar Bob Azam di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (25/1).

Ilustrasi ekspor mobil Toyota Indonesia.Ilustrasi ekspor mobil Toyota Indonesia. Foto: Doc. TMMIN.

Menurut laporan AAF, pertumbuhan produksi mobil di Indonesia sepanjang 2022 memang mengalami peningkatan signifikan. Indonesia mencatat kenaikan 32,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Thailand hanya 16,9 persen.

Melihat data tersebut, Bob Azam percaya jumlah produksi mobil di Indonesia terus meningkat di kemudian hari. Selain ekspor, dia menegaskan, penguatan produksi kendaraan juga harus didukung pasar domestik yang kuat.

"Jadi prospek konsumsinya kan pasti naik, itu yang kita bidik saat ini. Selain ekspor, itu juga harus didukung pasar domestik yang kuat juga," kata dia.

Presiden Joko Widodo kunjungi Pabrik Karawang Plant 1 TMMIN, sekaligus melepas Toyota Fortuner untuk diekspor ke berbagai negara termasuk Australia.Produksi mobil di Indonesia masih kalah dari Thailand. Foto: dok. TMMIN/Toyota

Daftar negara di Asia Tenggara dengan jumlah produksi mobil terbanyak (Januari-November 2022)

  1. Thailand - 1.790.082 unit
  2. Indonesia - 1.330.238 unit
  3. Malaysia - 633.421 unit
  4. Vietnam - 216.882 unit
  5. Filipina - 84.138 unit
  6. Myanmar - 3.115 unit.


Simak Video "Chip Masih Langka, Toyota Targetkan Produksi 10,6 Juta Unit di 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(sfn/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT