Harga Mobil Listriknya Bisa Rp 150 Jutaan Kalau Dapat Subsidi, Apa Kata Wuling?

ADVERTISEMENT

Harga Mobil Listriknya Bisa Rp 150 Jutaan Kalau Dapat Subsidi, Apa Kata Wuling?

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 16 Des 2022 21:19 WIB
Wuling Air ev mulai dikirim ke tangan konsumen
Membeli Wuling Air ev bakal lebih murah bila dapat subsidi Rp 80 juta. Foto: dok. Wuling
Jakarta -

Harga mobil listrik di Indonesia bakal makin terjangkau. Pasalnya, pemerintah tengah menggodok besaran insentif untuk diberikan ke konsumen kendaraan elektrifikasi mulai dari mobil listrik, mobil hybrid, hingga motor listrik. Subsidi itu akan diberikan kepada pembeli mobil listrik atau motor listrik yang mempunyai pabrik di Indonesia.

Belum diketahui dengan pasti besarannya. Namun Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap kisaran subsidi yang bakal diberikan pemerintah sebesar Rp 80 juta untuk pembelian mobil listrik. Adapun untuk mobil listrik yang sudah memiliki pabrik di Indonesia ada dua yakni Wuling Air ev dan juga Hyundai Ioniq 5.

Bila harga Hyundai Ioniq 5 dengan estimasi subsidi tersebut masih dijual di kisaran harga Rp 668 juta, maka Wuling Air ev jadi jauh lebih murah. Air ev saat ini termurah dijual Rp 238 juta. Maka bila konsumen mendapat subsidi Rp 80 juta, maka hanya perlu membayar Rp 158 juta.

Kemudian bila ingin meminang varian yang tertinggi, berkat subsidi Rp 80 juta konsumen hanya perlu membayar Rp 231 juta. Kendati demikian, Wuling masih enggan mengomentari rencana subsidi dari pemerintah tersebut.

"Kami baru saja mendengar ini dari media dan kami belum bisa memberikan komentar karena belum menerima informasi secara resmi perihal rencana tersebut," jelas Brand and Marketing Director Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (15/12/2022).

Sekadar informasi, pemerintah tengah menggodok skema insentif untuk pemberian subsidi bagi pembeli kendaraan elektrifikasi. Besaran subsidinya berbeda-beda tergantung jenisnya. Pembeli mobil listrik akan mendapatkan subsidi Rp 80 juta, konsumen mobil hybrid Rp 40 juta, sementara untuk motor listrik Rp 8 juta.

Pemberian subsidi itu ditujukan agar masyarakat segera beralih menggunakan kendaraan elektrifikasi. Di samping itu juga 'memaksa' para produsen untuk berinvestasi dengan membangun pabrik.

"Ini kami melihat ini sangat penting karena kami belajar Indonesia belajar dari berbagai macam negara yang sudah relatif lebih maju dalam penggunaan elektrik vehicle baik mobil atau motor listrik, contohnya negara-negara di Eropa. Kenapa mereka lebih maju dalam menggunakan mobil atau motor listrik karena memang pemerintah memberikan insentif," terang Agus.



Simak Video "Jadi Mobil Listrik Paling Terjangkau, Siapa Pembeli Wuling Air ev?"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT