Honda BR-V buatan Indonesia telah dikapalkan ke berbagai negara di dunia. Honda memastikan, SUV 7-seater itu hanya diproduksi di Indonesia.
Salah satu negara tujuan Honda BR-V adalah Filipina. Selain itu, Honda juga mengekspor BR-V ke negara-negara di Benua Amerika.
"Iya (BR-V buatan Indonesia diekspor). Kami bangga All New Honda BR-V hanya diproduksi di Indonesia dan akan di-export ke-30 negara lainnya," ujar Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy kepada detikcom, Rabu (23/11/2022).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Billy memastikan, awalnya Honda BR-V dikembangkan untuk konsumen di Indonesia. Namun, banyak pula negara lain yang ingin mobil ini dijual di sana.
Totalnya, menurut Billy, Honda BR-V akan diekspor ke 30 negara di dunia. Sebelumnya, Honda sudah mengirim Honda BR-V buatan Indonesia ke Karibia. Ke depan, Honda BR-V buatan Indonesia akan dikirim ke beberapa negara lainnya, termasuk ke benua Amerika seperti Meksiko hingga Amerika Latin.
All New Honda BR-V Bawa Fitur Jawara di Semua Tipe Foto: Dok. PT Honda Prospect Motor |
"Rencananya lebih dari 5.600 unit BR-V di-export sampai akhir tahun ini. Baru 11 negara yang sudah di-delivery-kan dari 30 negara yang minta ke kami," ujar Billy.
Billy mengatakan Honda BR-V yang diekspor ini tak jauh beda dengan BR-V yang dijual di Indonesia. Sebab menurutnya, mobil ini awalnya dikembangkan untuk konsumen Indonesia, meski negara lain juga naksir model tersebut.
Honda BR-V juga telah menggunakan komponen lokal yang cukup tinggi. Konten lokalnya mencapai 80%.
Secara spesifikasi, Honda BR-V dibekali mesin 1.500 cc DOHC i-VTEC dengan tenaga maksimal 121 PS dan torsi 145 Nm. Mesin dihubungkan dengan transmisi CVT atau pilihan transmisi manual. Mobil ini juga sudah dibekali fitur Honda Sensing.
(rgr/din)













































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk