ADVERTISEMENT

Pertalite Bakal Dibatasi, Honda Bilang Begini

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 15 Agu 2022 12:34 WIB
PT Pertamina (Persero) sudah siap untuk menjual produk bensin terbarunya yakni Pertalite. Bensin RON 90 ini akan dijual pertamakali di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta pada Jumat (24/7/2015) mendatang. Petugas beraktivitas di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta, Selasa (21/7/2015). Pada Jumat (24/7/2015) mendatang, SPBU ini siap menjual Pertalite RON 90.  Hasan Al Habshy/detikcom.
Mobil-mobil Honda masih bisa menenggak Pertalite. (Foto: Hasan Al Habshy/detikoto)
Jakarta -

Pemerintah segera melakukan pembatasan Pertalite pada September. Untuk itu, hanya kendaraan yang masuk kriteria nantinya diizinkan untuk menenggak Pertalite.

Sejalan dengan hal itu, PT Honda Prospect Motor mengaku telah melahirkan mobil yang lebih ramah lingkungan. Di sisi lain, Honda juga terus mengembangkan mobil dengan kapasitas 1.500 cc yang tentunya hemat dari sisi penggunaan bahan bakar.

"Kan ada syaratnya ya Pertalite, tapi itu juga sejalan dengan kita kok ya, membuat kendaraan yang ramah lingkungan," ungkap Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy baru-baru ini.

Adapun, menyoal BBM Pertalite kata Billy beberapa mobil Honda memiliki spesifikasi untuk mengisi BBM RON 90 tersebut. Untuk kepastiannya, konsumen bisa melihat langsung pada buku manual di mobil.

"Kalau HR-V baru, City Hatchback baru, BR-V RON 90 bisa. Tapi kalau sisanya 91-92, kalau lihat spesifikasi kendaraan," tambah Billy.

Sekadar informasi, bila kriteria kendaraan tidak berubah, sejumlah mobil Honda memang masih diperbolehkan mengisi Pertalite. Di segmen LCGC, ada Honda Brio Satya, kemudian ada Low MPV Honda Mobilio, Low SUV HR-V, sedan Honda City, dan Honda City Hatchback RS.

Saat ini, pengguna Pertalite sudah diminta untuk mendaftarkan diri ke laman subsiditepat.mypertamina.id. Kemudian nanti ada proses verifikasi kecocokan data. Kalau nanti cocok dan sudah terdaftar, kamu akan mendapatkan QR code yang diterima di email atau notifikasi di laman subsiditepat.mypertamina.id.

QR code itu bisa kamu cetak dan dibawa ke SPBU sehingga bila tidak memiliki aplikasi MyPertamina pun tidak masalah. QR Code tersebutlah yang digunakan untuk transaksi beli BBM subsidi jenis Pertalite ataupun Biosolar. Itu prosedur bila kendaraan kamu masuk dalam kriteria pembeli Pertalite dan solar subsidi.

Namun, bila kendaraan kamu tidak termasuk dalam kriteria maka kamu tidak akan mendapatkan QR Code. Ujung-ujungnya, kamu tidak bisa melakukan pembelian Pertalite. Kamu artinya juga harus mengkonsumsi Pertamax Cs.



Simak Video "Beli Pertalite Wajib Pakai Aplikasi, Kapan Berlakunya?"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT