ADVERTISEMENT

Diduga Curangi Data Emisi Kendaraan, Hyundai-Kia Digerebek di Jerman

ilham fikriansyah - detikOto
Minggu, 03 Jul 2022 20:12 WIB
Logo Hyundai
Foto: Hyundai-Kia diduga curangi data emisi kendaraan (Ari Saputra/detikcom).
Jakarta -

Produsen otomotif Hyundai dan Kia tengah diselidiki oleh pemerintah Jerman. Sebab, kedua perusahaan itu dicurigai melakukan kecurangan terkait hasil uji emisi kendaraan.

Dilansir berbagai sumber, dilaporkan bahwa sebanyak delapan properti milik Kia dan Hyundai yang terletak di Jerman dan Luksemburg, saat ini tengah digeledah oleh pihak berwenang. Penggerebekan ini diorganisir oleh Uni Eropa melalui sebuah badan bernama Eurojust.

Penggerebekan ini dilakukan karena Hyundai dan Kia telah melakukan kecurangan terhadap hasil emisi gas buang mobil. Jaksa dari Frankfurt, Jerman, menyebut ada sekitar 210.000 unit mobil diesel ilegal kini tengah wara-wiri di jalanan.

Jaksa Frankfurt mencurigai Hyundai dan Kia melakukan pemalsuan terhadap hasil emisi kendaraan menggunakan sebuah perangkat lunak. Untuk mendapat perangkat tersebut, kedua pabrikan otomotif dipasok oleh Bosch serta Delphi, yang kini berada di bawah naungan BorgWarner.

Maka dari itu, jaksa Frankfurt juga tengah menyelidiki perusahaan Bosch dan Borg Warner. Hal ini untuk mencari informasi lebih lanjut apakah kedua perusahaan benar memasok perangkat lunak kepada Hyundai-Kia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jaksa, sebanyak 210 ribu unit mobil telah dijual hingga 2020 silam. Mobil itu telah dilengkapi dengan perangkat lunak yang bertujuan untuk mengurangi dan mengontrol emisi kendaraan yang keluar saat mobil tengah dikendarai.

Konsumen tidak tahu mengenai hal tersebut. Diduga, para konsumen telah dipengaruhi iming-iming mobil yang telah memenuhi persyaratan standar emisi di Eropa, padahal sebenarnya tidak.

Menanggapi hal tersebut, seorang juru bicara Hyundai mengkonfirmasi bahwa penggerebekan tengah berlangsung dan mengakui perusahaan telah bekerja sama dengan pihak berwenang Jerman dalam menangani masalah. Sayangnya, pihak Hyundai enggan memberikan rinciannya lebih lanjut.

Nahas, ini bukan pertama kali sebuah produsen otomotif melakukan kecurangan terhadap hasil uji emisi kendaraan. Sebelumnya, Volkswagen pernah melakukan hal serupa pada tahun 2015 silam yang disebut dieselgate. Kasus itu kemudian membuat Volkswagen harus disidang di pengadilan dan rugi ratusan triliun.



Simak Video "Makin Dekat dengan RI, KIA EV6 Rilis di Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT