ADVERTISEMENT

Deretan Mobil di Atas 2.000 cc yang Bakal Dilarang 'Minum' Pertalite

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 01 Jul 2022 06:27 WIB
PT Pertamina (Persero) sudah siap untuk menjual produk bensin terbarunya yakni Pertalite. Bensin RON 90 ini akan dijual pertamakali di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta pada Jumat (24/7/2015) mendatang. Petugas beraktivitas di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta, Selasa (21/7/2015). Pada Jumat (24/7/2015) mendatang, SPBU ini siap menjual Pertalite RON 90.  Hasan Al Habshy/detikcom.
Ada beberapa model mobil di atas 2.000 cc yang diusulkan agar tak lagi bisa beli BBM jenis Pertalite. Berikut daftarnya. Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta -

Tidak semua kendaraan bakal diperbolehkan mengkonsumsi BBM jenis Pertalite lagi. Saat ini, Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas telah mengusulkan bahwa mobil dengan kapasitas di atas 2.000 cc yang tak lagi diperbolehkan mengkonsumsi Pertalite.

Di Indonesia, ada beberapa model mobil berkapasitas 2.000 cc yang ditawarkan. Adapun untuk model-modelnya antara lain:

1. Hyundai Santa Fe Bensin
2. Mazda CX-5
3. Mazda CX-8
4. Maxda CX-9
5. Mazda 6
6. Toyota Alphard 2.5
7. Toyota Vellfire 2.5
8. Toyota Fortuner 2.4
9. Mercedes-Benz GLE 450
10. Mercedes-Benz GLE 450
11. Mercedes-Benz GLS 600
12. Honda Accord
13. Toyota Camry
14. Lexus ES 250

Mobil berkapasitas mesin di atas 2.000 cc nantinya dianjurkan untuk mengkonsumsi BBM dengan kandungan oktan lebih tinggi. Namun itu baru sekadar usulan. Untuk kepastiannya, tentu menunggu keputusan disahkan.

"Mobil pelat hitam masih bisa, kecuali yang di atas 2.000 termasuk mobil dan motor mahal. Plat kuning dan angkutan barang masih boleh," terang Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman dikutip CNBC Indonesia.

Sekadar informasi, mulai 1 Juli 2022 pengguna Pertalite dan Biosolar diminta untuk mendaftarkan kendaraannya ke laman subsiditepat.mypertamina.id. Sebagai awalan, kebijakan ini akan berlaku di 5 provinsi yang terdiri dari 11 kota dan kabupaten tersebar di Indonesia. Adapun daftar 11 kota yang akan berlakukan wajib daftar untuk beli Pertalite dan Biosolar yaitu:

1. Kota Bukit Tinggi
2. Kab.Agam
3. Kota Padang Panjang
4. Kab.Tanah Datar
5. Kota Banjarmasin
6. Kota Bandung
7. Kota Tasikmalaya
8. Kab.Ciamis
9. Kota Manado
10. Kota Yogyakarta
11. Kota Sukabumi

Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan. Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukkan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar.

Untuk membeli Pertalite dan solar subsidi di SPBU, bawa QR code itu dan tunjukkan kepada operator SPBU (bisa digital atau hasil cetak/print). Baru kemudian kamu bisa mengisi Solar subsidi atau Pertalite sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terakhir, kamu bisa melakukan pembayaran menggunakan metode tunai atau non-tunai.



Simak Video "Harga Pertalite Tak Naik, Jokowi: Nahan Harga Seperti Itu Berat!"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT