ADVERTISEMENT

Hyundai Ubah Seluruh Nama Mobil Listriknya, Jadi Satu Nama Saja Ioniq

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 10 Jun 2022 10:06 WIB
Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 menyita perhatian pengunjung Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022. Tak sedikit yang penasaran ingin mengendarainya.
Hyundai Ioniq 5 (Foto: Agung Pambudhy/detikOto)
Jakarta -

Hyundai secara global mengumumkan akan menghentikan produksi mobil listrik Ioniq, meski PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) dipastikan masih menjual seri tersebut. Namun yang menjadi catatan, Hyundai akan mengubah seluruh nama varian listrik mereka menjadi Ioniq, yang diawali dengan Ioniq 5.

Seperti yang disampaikan Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur, saat peresmian Hyundai Motorstudio di Senayan Park, Jakarta.

"Hyundai Ioniq? Kita dulu menjual Ioniq sedan, selanjutnya ada Hyundai Kona listrik dalam bentuk SUV, tapi kita akan mengubah konsep pada kendaraan elektrik kita. Kita akan menyebut semua produk listrik kita dengan sebutan Ioniq, diawali dengan Hyundai Ioniq 5, nanti akan keluar Hyundai Ioniq 6 dan terus selanjutnya," ujar Makmur.

Makmur menambahkan meski Hyundai Ioniq di Global sudah tidak lagi produksi, HMID pastikan masih menjual mobil listrik Hyundai Ioniq.

Tim detikcom membuktikan seberapa tangguh mobil listrik bisa dikendarai untuk perjalanan jarak jauh. Hyundai Ioniq langsung gas Jakarta-Bali.Tim detikcom membuktikan seberapa tangguh mobil listrik bisa dikendarai untuk perjalanan jarak jauh. Hyundai Ioniq langsung gas Jakarta-Bali. Foto: Grandyos Zafna

"Di global sudah disetop, kita (HMID) masih jual (Hyundai Ioniq) dan kita masih ada produk yang siapkan dan kalau masih ada yang inden kita akan pesankan ke sana. Jangan khawatir kita masih punya produknya, akan kita maintenance dengan baik, dari produk dan purna jualnya," Makmur menambahkan.

Sebagai catatan dalam situs resmi Hyundai Indonesia, saat ini sedan Ioniq Electric dipasarkan dalam dua tipe, yakni Prime AT dengan harga Rp 682 juta dan Signature AT dengan harga Rp 723 juta. Lalu untuk model Kona Electric, hanya ada pilihan Signature AT dengan banderol Rp 742 juta.



Simak Video "Mobil Bensin Bisa Ditekan Emisinya, Masih Butuh Mobil Listrik?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT