Tanpa Diskon PPnBM Ditambah PPN 11%, Harga Daihatsu Xenia Naik Rp 17 Jutaan

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 18 Apr 2022 03:03 WIB
Jakarta -

Harga beberapa model mobil kembali normal dan mengalami sedikit kenaikan imbas berakhirnya diskon PPnBM, serta naiknya PPN dari 10% menjadi 11%. Model mobil low MPV seperti Daihatsu Xenia pun kini harganya melonjak hingga Rp 17 jutaan sejak April 2022.

Sebagai informasi, periode diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 50% untuk mobil mesin 1.500 cc ke bawah dengan pembelian lokal minimal 80% dan rentang harga Rp 200-250 juta berakhir pada 31 Maret 2022.

Bagi yang belum tahu, relaksasi PPnBM mobil baru adalah salah satu ikhtiar pemerintah untuk mendongkrak penjualan kendaraan di periode krisis lantaran pandemi virus Corona (COVID-19). Kebijakan yang disebut PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) ini terus diperpanjang sejak dimulai Maret 2021. Skema program ini terus berganti-ganti, hingga berakhir pada 31 Maret 2022.

Untuk mobil bermesin 1.500 cc ke bawah, diberi diskon PPnBM sebesar 50% pada periode Masa Pajak Januari 2022 sampai dengan Masa Pajak Maret 2022. Artinya, pada tiga bulan pertama 2022, mobil jenis itu hanya dikenakan PPnBM 7,5% dari normalnya sebesar 15%.

Seiring tidak diperpanjangnya program tersebut, ditambah ada kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 1% (dari 10% jadi 11%), beberapa model mobil pun mengalami kenaikan harga sejak 1 April 2022. Contoh seperti model low SUV Daihatsu Terios dan low MPV Daihatsu Xenia.

"Saya kasih contoh Terios, itu kenaikan harganya bisa sampai Rp 13 jutaan. Itu antara harga 1 April dibandingkan harga Maret kemarin. Kenaikannya karena PPnBM (kembali ke 100%) ditambah kenaikan PPN yang 1%," terang Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso.

Lanjut untuk model Xenia, menurut Hendrayadi kenaikan harga model kembaran Toyota Avanza ini lebih besar, hingga tembus Rp 17 jutaan.

"Untuk Xenia kenaikannya sekitar Rp 15 jutaan sampai Rp 17 jutaan tergantung dari variannya. Jadi memang cukup signifikan kenaikannya," sambungnya lagi.

Sementara untuk model-model LCGC Daihatsu seperti Ayla dan Sigra, memang masih mendapatkan program diskon PPnBM. Namun besaran diskonnya sudah berubah, sehingga harganya mengalami kenaikan beberapa juta rupiah.

"Kalau LCGC untuk Ayla, kan masalahnya masih dapat PPnBM yang 1%. Jadi Ayla itu kenaikannya sekitar Rp 2 jutaan aja. Terus Sigra kenaikannya Rp 2 - Rp 2,5 juta," sambung Hendrayadi.

Sebagai informasi, mobil-mobil LCGC mendapat diskon 100% dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Januari 2022 sampai dengan Masa Pajak Maret 2022; 66 2/3% dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak April 2022 sampai dengan Masa Pajak Juni 2022; dan 33 1/3% dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Juli 2022 sampai dengan Masa Pajak September 2022.

Sederhananya begini, konsumen LCGC dibebankan PPnBM sebesar 0% alias gratis pada Januari-Maret 2022, PPnBM 1% pada April-Juni 2022, dan PPnBM 2% pada Juli-September 2022. Sisanya pada Oktober sampai Desember LCGC dikenakan PPnBM normal yakni sebesar 3%.

(lua/lua)