Ada 25 Speed Camera di 5 Ruas Jalan Tol, Siap Intai Pengendara Ngebut

ADVERTISEMENT

Ada 25 Speed Camera di 5 Ruas Jalan Tol, Siap Intai Pengendara Ngebut

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Kamis, 31 Mar 2022 15:44 WIB
Program E-TLE oleh Kapolri Listyo Sigit bakal diterapkan di sejumlah daerah. Nah, di Jakarta ada lho CCTV yang rusak bahkan menghadap ke langit.
Ada 25 speed camera yang disiapkan Jasa Marga dan tersebar di berbagai lokasi. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan memberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai April 2022 di jalan tol. Jasa Marga selaku pengelola jalan tol siap mendukung penuh kebijakan tersebut.

Terdapat dua pelanggaran yang menjadi incaran ETLE di jalan tol, yakni pelanggaran batas kecepatan (over speed) dan muatan berlebih (overload).

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, saat ini penerapan tilang elektronik di Jalan Tol milik Jasa Marga diberlakukan untuk kendaraan over speed yang tercapture oleh tujuh speed camera.

Kamera tersebut tersebar di lima ruas jalan tol yaitu: Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Layang MBZ, Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, Jalan Tol Sedyatmo dan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng.

Lebih lanjut, Heru mengungkapkan jika pihak Jasa Marga telah menyiapkan sebanyak 25 unit speed camera yang terintegrasi untuk membantu polisi dalam memantau pengendara mobil yang melebihi batas kecepatan di jalan tol.

"Sesuai koordinasi dengan pihak Kepolisian, tahap awal penerapan tilang elektronik untuk kendaraan overspeed akan dimulai di kelima ruas jalan tol tersebut. Untuk tahapan selanjutnya yang saat ini tengah dikoordinasikan, Korlantas akan memproses integrasi sistem ETLE dengan seluruh speed camera yang dimiliki oleh Jasa Marga, yaitu total 25 unit," kata Heru dalam keterangan resminya.

Selain itu, pihak Jasa Marga juga menyiapkan tilang elektronik di jalan tol untuk memantau pelanggar kendaraan yang kelebihan muatan atau overload. Jasa Marga akan menggunakan alat weight in motion (WIM) atau timbangan otomatis anti-truk overload.

Perangkat weight in motion tersebut dipasang di dua ruas jalan tol yakni Tol JORR Seksi E dan Jalan Tol Jakarta-Tangerang. Jadi, jika ditotal secara menyeluruh ada 7 lokasi penerapan ETLE di jalan tol, dengan rincian 5 ruas jalan tol yang dipantau speed camera dan 2 untuk memantau kendaraan kelebihan muatan.

"Jasa Marga siap mendukung pemberlakuan penindakan tilang elektronik di jalan tol yang akan dilaksanakan oleh pihak Kepolisian. Kami berharap pelanggaran lalu lintas yang terjadi di jalan tol berkurang sehingga meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan tol," paparnya.

Bagi pengendara yang kedapatan melanggar batas kecepatan di jalan tol, nantinya akan terjerat Pasal 287 ayat (5) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009. Berikut bunyi pasal tersebut:

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf g atau Pasal 115 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)."



Simak Video "Polda Jateng Uji Coba ETLE Drone, Begini Hasilnya"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT