Ini Merek Mobil Rusia yang Hampir Masuk Indonesia

ADVERTISEMENT

Ini Merek Mobil Rusia yang Hampir Masuk Indonesia

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 24 Feb 2022 21:09 WIB
Lada Priora
Mobil Rusia Lada Priora. Foto: Lada
Jakarta -

Merek mobil asal Rusia hampir masuk Indonesia. Beberapa waktu lalu, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sempat melontarkan bahwa akan ada pabrikan mobil asal Rusia yang masuk Indonesia.

Namun, hingga kini merek mobil asal Rusia itu belum menancapkan investasinya di Indonesia. Rumornya, merek mobil asal Rusia yang akan hadir di Indonesia itu adalah Lada.

Sedikit mengenal Lada, merek mobil asal Rusia ini ditangani oleh AvtoVAZ, brand yang sudah eksis sejak 1970 tersebut saat ini mayoritas dimiliki oleh aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi (51 persen).

Awalnya, AvtoVAZ dibuat dari kolaborasi Fiat dan Soviet Vneshtorg (departemen perdagangan luar negeri) pada 1966 . Mobil-mobil yang keluar dari dapur yang bertempat di Tolyatti, Rusia ini bertipe kompak dan sedan.

Namun perjalanan AvtoVAZ sebagai salah satu brand ternama di Rusia tidak selalu berjalan mulus. Setelah dilempar ke beberapa pihak sampai terkena masalah akibat mahalnya biaya perakitan mobil pada krisis ekonomi tahun 1988, AvtoVAZ mulai menunjukkan taringnya saat bergabung bersama General Motors.

Merek ini memiliki sejarah panjang di Rusia, dan terkenal di negara-negara pasca-Soviet. Saat ini, kendaraan Lada diposisikan sebagai kendaraan yang terjangkau dan menawarkan value for money.

Kunci keberhasilannya dikatakan sebagai harga yang kompetitif, keandalan, mudah diperbaiki, dan fungsionalitas sederhana. Mobil itu dibangun di bawah lisensi di beberapa negara lain. Harga yang kompetitif dan kemudahan layanan membuat Lada populer sebagai mobil polisi, taksi, dan berbagai kendaraan layanan publik dan pertahanan sipil di banyak bagian Eropa, Afrika, dan Karibia. Saat ini, merek Lada dijajakan di 14 negara, termasuk di Ukraina dan Belarusia.

Sayangnya, merek Lada disebut tertunda masuk Indonesia lantaran pandemi COVID-19. Hingga akhir 2021 lalu, Gaikindo menyebut belum ada prkembangan lebih lanjut dari pabrikan asal Rusia yang ingin menanamkan investasi di Indonesia tersebut.



Simak Video "Mobil Rusia yang Mau 'Invasi' di Indonesia Jadi Nggak?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT