Ini Mobil Toyota 'Made in Indonesia' yang Paling Laku di Luar Negeri

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 29 Jan 2022 08:37 WIB
Jakarta -

Pasar mobil di Indonesia memang didominasi oleh tipe Multi Purpose Vehicle (MPV), wajar jika dapur produksi di pabrik dipenuhi dengan mobil MPV demi memenuhi kebutuhan tersebut. Akan tetapi hal berbanding terbalik saat berbicara soal pasar ekspor Toyota Indonesia.

Ternyata bukan tipe MPV made in Indonesia yang menjadi andalan Toyota Indonesia pasar ekspor melainkan tipe SUV (Sport Utility Vehicle). Seperti yang disampaikan Direktur Eksternal Affairs Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, kepada detikOto.

"Kendaraan karya SDM nasional telah dipercaya konsumen global hingga lebih dari 80 negara yang tersebar di kawasan Asia, Afrika, Amerika, UEA, hingga berbagai wilayah lainnya. Untuk tipe SUV (Fortuner, Rush dan Riaze) mencapai 90.000 unit, MPV (Kijang Innova, Sienta, Avanza, Town/Lite Ace) mencapai 36.000 unit, Tipe Sedan, Hatchback, LCGC (Vios, Yaris, Agya) mencapai 62.000 unit," ucap Bob Azam.

Bob menambahkan Toyota Indonesia terus berusaha untuk menambah negara tujuan ekspor.

"Kami selalu mendukung upaya peningkatan kinerja ekspor produk otomotif dalam negeri dan selalu menjajaki peluang tujuan ekspor yang lebih besar. Terkait ekspor ke Australian silakan hubungi Menteri Perindustrian untuk informasi lebih detail," Bob menambahkan.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Bob Azam menyampaikan industri otomotif dalam negeri mulai menunjukkan kebangkitan setelah kandas dihantam badai pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu.

Ekspor Toyota Fortuner TMMINEkspor Toyota Fortuner TMMIN Foto: dok. TMMIN

"Tahun ini kita sudah masuk recovery (pemulihan). Jika dibandingkan sebelum pandemi, 2019, domestik kita itu sudah mencapai angka 88% dibandingkan dengan 2019. Sedangkan ekspor sudah mencapai 89% dibandingkan dengan 2019," bilang Bob dalam acara Toyota Media Gathering 2021 secara virtual (21/12/2021) lalu.

Lanjut Bob menambahkan, saat ini pemulihan ekspor mobil angkanya sudah mendekati 90%. "Jadi untuk ekspor itu mencapai 189.000 (bulan Januari-November 2021). Jadi sudah mendekati hampir 90% lah recovery-nya," sambung Bob.

Di samping itu, penjualan mobil domestik nasional periode Januari-November tahun ini sudah mencapai angka lebih dari 790 ribu unit atau meningkat 66,5% dibandingkan tahun lalu. Sementara Toyota sendiri penjualannya tumbuh sekitar 84,5% dengan torehan 263 ribu unit di periode yang sama.

"Kalau tahun lalu, domestik itu 2020, 50% kurang lebih, sedang untuk ekspor 70%. Kalau kita lihat dari angka tahun lalu, ekspor itu cepat pulih. Tapi di tahun ini hampir sama, ekspor maupun domestik. Dan ini akibat adanya insentif PPnBM yang diberikan oleh pemerintah," kata Bob lagi.

(lth/din)