Toyota Masih Dilanda Krisis Semikonduktor, Produksi Mobil Global Ditunda Lagi

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 19 Jan 2022 12:54 WIB
Penjualan Domestik Kendaraan Komersial Naik

Sejumlah mobil terparkir di Car Port Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (12/3/2018). Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa penjualan domestik kendaraan komersial sampai pada 2017, 235.307 unit terbagi di antaranya truk naik 45%, pickup naik 6 persen, dan double cabin naik 46 persen. Grandyos Zafna/detikcom
Krisis chip masih menghantui, produksi mobil Toyota ditunda lagi. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Krisis chip semikonduktor masih melanda industri otomotif. Bahkan, Toyota Motor Corporation (TMC) di Jepang kembali menunda produksi mobil.

Melalui siaran persnya, Toyota mengumumkan penundaan produksi mobil lagi pada Februari 2022. Hal ini berdampak pada performa produksi mobil Toyota secara global pada tahun fiskal ini.

"Rencana produksi global kami pada Februari 2022 diperkirakan sekitar 700.000 unit. Permintaan saat ini sangat kuat, oleh karena itu kami menargetkan rencana produksi Februari yang tinggi. Namun, karena dampak dari krisis semikonduktor yang terus berlanjut di semua industri, kami telah menyesuaikan rencana produksi kami sekitar 150.000 unit secara global," kata Toyota.

Akibatnya, target produksi mobil selama tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2022 diperkirakan menurun. Menurut Toyota, jumlah produksi mobil selama setahun fiskal ini lebih rendah dari 9 juta unit.

"Sehubungan dengan kekurangan suku cadang yang berhubungan dengan semikonduktor, kami akan terus memeriksa situasi dan berkonsultasi dengan semua perusahaan yang terlibat dalam mempertimbangkan penggunaan pengganti jika memungkinkan untuk mengantisipasi kekurangan yang berkelanjutan," ucap Toyota.

"Kami juga akan terus bekerja sama dengan pemasok kami dalam memperkuat rantai pasokan dan melakukan segala upaya untuk mengirimkan kendaraan kepada pelanggan kami sesegera mungkin," tambahnya.

Adapun pabrik yang ditutup sementara antara lain pabrik TMC Motomachi yang memproduksi GR Yaris; TMC Takaoka Plant yang memproduksi Corolla, Corolla Touring, Corolla Cross, RAV4 dan Harrier; TMC Tsutsumi Plant yang memproduksi Prius, Prius PHV, Corolla, Corolla Sport, Camry dan Lexus ES; dan TMC Tahara Plant yang memproduksi Lexus LS, IS, RC, RC F dan NX.

Penghentian produksi juga dilakukan di TMC Miyata Plant yang memproduksi Lexus NX, NX PHV, CT UX dan UX300e; Iwate Plant yang memproduksi C-HR, Aqua, Yaris, Yaris Cross; Miyagi Ohira Plant yang memproduksi Yaris Cross, Sienta, Corolla Axio, Corolla Fielder dan JPN Taxi; serta Toyota Auto Body Fujimatsu Plant yang memproduksi Toyota Noah dan Voxy.



Simak Video "Duh! Beli Motor Matic Honda Indennya Bisa Sebulan, Ini Sebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)