KPK Lelang Mobil Koruptor, Mulai Rp 30 Jutaan

Tim detikcom - detikOto
Senin, 10 Jan 2022 09:50 WIB
KPK Lelang Dua Mobil Koruptor
KPK lelang mobil koruptor. Foto: Lelang.go.id
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melelang mobil sitaan negara. Kali ini, ada dua mobil dan beberapa barang rampasan dari koruptor yang akan dilelang. Lelang itu akan dilaksanakan pada pekan ini.

Berdasarkan pengumuman resmi KPK, ada 8 paket barang rampasan koruptor yang akan dilelang. Di antaranya ada tas mewah handphone hingga mobil.

Untuk mobil koruptor yang dilelang ada dua, yaitu Chevrolet Spark dan Proton Exora.

Mobil Chevrolet Spark warna hitam metalik dengan nomor polisi D 1614 AGU. Mobil itu dilelang dalam satu paket dengan satu dompet hitam kulit bertuliskan merek Cross.

Chevrolet Spark itu ditawarkan dengan harga limit Rp 96.854.000. Jika berminat, kamu harus menyetorkan uang jaminan sebesar Rp 20 juta. Mobil ini dilengkapi STNK asli tapi tanpa BPKB.

Sebenarnya Chevrolet Spark dengan nomor polisi D 1614 AGU itu sudah beberapa kali dilelang KPK. Tapi tampaknya belum ada peminatnya.

Menurut catatan detikOto, mobil ini dilelang pada September 2020. Saat itu, KPK membuka harga Chevrolet Spark ini sebesar Rp Rp 153.191.000 dan uang jaminan sebesar Rp 31 juta. Kemudian pada Januari 2021, Mobil Chevrolet itu dilelang lagi dengan nilai limit Rp 153.191.000 dan uang jaminan sebesar Rp 31 juta. Kini nilai limitnya turun ke angka Rp 96 juta.

Selain Chevrolet Spark, KPK juga melelang satu unit Proton Exora 1.6L AT warna putih dengan nomor polisi B 1409 SRC. Mobil Proton itu ditawarkan dengan nilai limit Rp 30,803 juta dan uang jaminan Rp 6,2 juta. Namun, kondisi mesin mati, dilengkapi STNK asli dan tidak ada BPKB asli.

Lelang dilakukan pada Kamis 13 Januari 2022. Batas akhir penawan pada pukul 09.15 WIB (waktu server) Lelang digelar di situs www.lelang.go.id.

Peminat atau calon peserta lelang dapat melihat mobil yang dilelang pada hari Senin, 10 Januari 2022, pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB di Rupbasan Jakarta Utara di Sungai Landak No.8 RT 10 RW 8 Cilincing Kec. Cilincing Jakarta Utara dengan standar protokol kesehatan.

Simak Video 'Reaksi KPK soal Putri Rahmat Effendi Tak Terima Ayahnya Kena OTT':

[Gambas:Video 20detik]



(rgr/din)