Industri Otomotif Mulai Pulih, Ekspor Mobil Rakitan Indonesia Naik

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 22 Des 2021 20:34 WIB
Ratusan mobil merk Toyota yang siap di ekspor berada di Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priok,  Jakarta Utara, Rabu (5/9). Toyota Indonesia mencatat telah mengekspor total 1,38 juta unit kendaraan completely built up (CBU)‎ sejak mulai pengapalan Kijang generasi ketiga pada Agustus 1987 hingga Juli 2018.
Industri otomotif pulih, Toyota Indonesia genjot ekspor mobil ke luar negeri. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Industri otomotif Indonesia mulai pulih seiring meredanya pandemi COVID-19, serta dukungan kuat dari pemerintah terkait insentif pembelian mobil baru. Hasilnya, performa penjualan mobil Indonesia di tahun 2021 pun membaik. Tak hanya domestik, ekspornya pun mengalami peningkatan.

Seperti disampaikan Director of Administration and External Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, industri otomotif dalam negeri mulai menunjukkan kebangkitan setelah kandas dihantam badai pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu.

"Tahun ini kita sudah masuk recovery (pemulihan). Jika dibandingkan sebelum pandemi, 2019, domestik kita itu sudah mencapai angka 88% dibandingkan dengan 2019. Sedangkan ekspor sudah mencapai 89% dibandingkan dengan 2019," bilang Bob dalam acara Toyota Media Gathering 2021 secara virtual (21/12/2021).

Lanjut Bob menambahkan, saat ini pemulihan ekspor mobil angkanya sudah mendekati 90%. "Jadi untuk ekspor itu mencapai 189.000 (bulan Januari-November 2021). Jadi sudah mendekati hampir 90% lah recovery-nya," sambung Bob.

Di samping itu, penjualan mobil domestik nasional periode Januari-November tahun ini sudah mencapai angka lebih dari 790 ribu unit atau meningkat 66,5% dibandingkan tahun lalu. Sementara Toyota sendiri penjualannya tumbuh sekitar 84,5% dengan torehan 263 ribu unit di periode yang sama.

"Kalau tahun lalu, domestik itu 2020, 50% kurang lebih, sedang untuk ekspor 70%. Kalau kita lihat dari angka tahun lalu, ekspor itu cepat pulih. Tapi di tahun ini hampir sama, ekspor maupun domestik. Dan ini akibat adanya insentif PPnBM yang diberikan oleh pemerintah," kata Bob lagi.

Sebagai informasi, TMMIN menjadi salah satu penyumbang ekspor terbanyak. Data Gaikindo mencatat, Toyota mengekspor mobil seperti Toyota Fortuner, Toyota Innova, Toyota Sienta, Toyota Vios, serta Toyota Yaris.

Sementara itu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) masih menjadi merek yang paling banyak mengirim mobil ke luar negeri. Model mobil itu terdiri dari mobil Daihatsu Gran Max, Mazda Bongo (kembaran Gran Max), Toyota Lite Ace, Toyota Avanza, Toyota Rush, Toyota Raize, serta Toyota Wigo (kembaran Agya).

(lua/din)