Kapan Diskon PPnBM 100% Mobil LCGC Berlaku?

Tim detikcom - detikOto
Sabtu, 20 Nov 2021 14:20 WIB
Toyota Agya
Mobil LCGC akan mendapatkan diskon PPnBM 100%. Foto: Toyota
Jakarta -

Mobil LCGC (Low Cost Green Car) masuk dalam daftar merek mobil penerima PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) DTP (Ditanggung Pemerintah). Aturan terbaru membuat mobil LCGC bebas PPnBM atau mendapatkan diskon PPnBM 100%. Kapan berlakunya ya?

Sebagai informasi, mobil-mobil LCGC sebenarnya sudah bebas dari kewajiban membayar PPnBM. Tapi setelah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas PP Nomor 73 Tahun 2019 diterbitkan, mobil LCGC tak lagi istimewa dan jadi dikenakan pajak 3%.

Dalam aturan itu, PPnBM dihitung berdasar emisi, bukan dari bentuk mobil, dimensi, serta mesin. Semakin kecil emisi yang dikeluarkan maka persentase PPnBM yang dikenakan makin kecil. Aturan itu mulai berlaku per 16 Oktober 2021.

Namun setelah aturan itu berlaku, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa Kemenperin sedang menggodok aturan baru yang akan memberi insentif kepada mobil yang memiliki emisi rendah.

"Kita mulai membahas kebijakan insentif lainnya untuk industri otomotif, misalnya insentif dengan basis emisi," kata Agus di ICE-BSD, Tangerang, Rabu (17/11/2021).

Saat itu, Agus Gumiwang memang tidak menjelaskan jenis mobil apa yang akan mendapatkan insentif tersebut. Tapi dalam salinan Keputusan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 1737 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Dengan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah Tahun Anggaran 2021, mobil LCGC masuk dalam daftar penerima PPnBM DTP. Artinya, pajak mobil LCGC akan kembali ke skema semula, yakni bebas PPnBM.

Dikonfirmasi di arena GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2021, Menperin Agus Gumiwang belum menjelaskan lebih rinci mengenai pemberlakuan aturan tersebut.

"Itu kan penyesuaian. Penambahan jenis. Ya, betul itu berlaku sampai Desember. (Itu akan dimulai) ketika kita lengkapi jenis-jenis mobil yang bisa ikut ke program PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) DTP (Ditanggung Pemerintah)," kata Agus di GIIAS 2021, ICE, BSD City, Tangerang, Jumar (19/11).

Sebagai informasi, dalam aturan itu disebutkan bahwa kriteria mobil penerima PPnBM DTP harus memenuhi persyaratan pembelian lokal (local purchase) yang meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri, yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi paling sedikit 60%. Di aturan baru itu, beberapa mobil LCGC masuk dalam daftar.

Berikut Daftar Kendaraan Bermotor yang Dapat Memperoleh Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang Ditanggung oleh Pemerintah Tahun Anggaran 2021:

Toyota

1. Yaris
2. Vios
3. Sienta
4. Veloz
5. Innova 2.0
6. Innova 2.4
7. Fortuner 2.4 4x2
8. Fortuner 2.4 4x4
9. Agya
10. Calya
11. Avanza
12. Rush
13. Raize

Daihatsu

14. Ayla
15. Sigra
16. Xenia
17. Gran Max
18. Luxio
19. Terios
20. Rocky

Mitsubishi

21. Xpander
22. Xpander Cross

Nissan

23. Livina

Honda

24. Brio RS
25. Brio Satya
26. Mobilio
27. BR-V
28. CRV 1.5T
29. HR-V 1.5L
30. HR-V 1.8L
31. CRV 2.0 CVT
32. City Hatchback

Suzuki

34. New Ertiga
35. XL7

Wuling

36. Confero
37. Formo

Perlu dicatat, pengenaan diskon PPnBM 100% untuk mobil LCGC ini tidak serta merta membuat harga mobil-mobil murah tersebut turun. Ketika pemerintah mengeluarkan aturan pajak 3% untuk mobil LCGC, banyak pabrikan memilih untuk tidak menaikkan harga. Beberapa merek berdalih harga dipertahankan untuk menghabiskan stok yang sudah tersedia.

PPnBM 100% untuk mobil LCGC ini berlaku sejalan dengan aturan diskon PPnBM 100% pada kendaraan lain. Yang artinya akan berakhir pada 31 Desember 2021.

(lua/din)